Mahasiswa Ubaya Temukan Bakteri Untuk Ekstraksi Limbah Jerami


  • 03-08-2016
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURYA.co.id | SURABAYA - Berkat rasa penasaran Kenny Jeremia, S.Si, mahasiswa jurusan biologi Fakultas Teknologi Univeritas Surabaya (UBAYA) melakukan risetada kawah Gunung Ijen dan mengantarkannya pada sebuah fakta yang mengejutkan.

Dalam penelitiannya Kenny menemukan sebuah bakteri yang dapat berkembang biak, di air danau Kawah Ijen yang memiliki pH : 0 (sangat tinggi).

Padahal menurutnya selama yang ia ketahui bakteri hanya bisa bertahan pada tingkat keasamaan (pH) 5.

"Bakteri ini bisa bertahan di tingkat keasamaan yang sangat tinggi. Dan cocok untuk mengekstraksi limbah Jerami. Kebetulan penelitian ini berawal dari persoalan limbah jerami di Indonesia. Selama ini limbah jerami diolah menggunakan Molase, sementara molase lebih dibutuhkan untuk bahan pangan," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Kenny melanjutkan, dengan penemuan DNA dari Kawah Ijen ini nantinya bisa digunakan untuk treatmen asam jerami.

Sehingga limbah jerami bisa bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Meski belum menerapkan secara langsung pada limah jerami, Kenny menuturkan yakin bahwa bakteri bisa dimanfaatkan.

"Saat ini masih proses penelitian, tapi nanti semoga bisa dilanjutkan untuk mengolah limbah jerami menjadi energi terbarukan. Selama ini kan masih menggunakan Molase. Kenapa kita tidak mencoba mengubah karbohidrat (kandungan di dalam energi jerami) menjadi etanol yang berguna. Saya yakin ini bisa dimanfaatkan karena secara teori sudah sesuai," imbuhnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Update: 03-08-2016 | Dibaca 8087 kali | Download versi pdf: Mahasiswa-Ubaya-Temukan-Bakteri-Untuk-Ekstraksi-Limbah-Jerami.pdf