BERITA

Joshua-Dion Histeriskan Mahasiswa Ubaya

Utamakan Kontrak Hati Sebagai Kunci Keberhasilan

 
suarasurabaya.net | Kalau di tempat lain misalnya artis yang bergabung sepertinya keluar masuk, belum lagi setahun bergabung mereka keluar. Kemudian masuk artis baru. Di Avatara 88 Artist Agency, tidak seperti itu. Kontrak hati jadi keberhasilan kami.
 
Sulung Landung manajer Avatara88 Artist Agency, kepada suarasurabaya.net, Kamis (28/2/2013) menyampaikan itu menyoal keberhasilan sekaligus keutuhan manajemennya ditengah jatuh bangun sejumlah agency artis di Indonesia.
 
Kontrak hati yang dimaksudkan Sulung, adalah keterikatan antara sejumlah artis dengan dirinya secara pribadi bukan sekedar karena partner dalam profesi tetapi terlebih juga karena kedekatan orang per orang.
 
Ada sesuatu yang menjadikan saya dengan teman-teman artis itu menjadi terikat. Menjadi lebih saling percaya, untuk mengerjakan proyek-proyek keartisan. Saling percaya dan keterikatan itulah yang melebihi selembar surat kontrak kerja, kata Sulung.
 
Mencontohkan Ben Joshua dan Don Wiyoko keduanya aktor serta pelakon panggung yang bergabung dengan Sulung dan manajemennya, sejak sekitar 5 tahun lalu, mereka laiknya keluarga dekat.
 
Kami mungkin lebih layak disebut keluarga daripada sekedar manajemen artis dan artisnya. Karena kedekatan itu, dan kepercayaan itulah yang akhirnya membawa kita masing-masing pada keberhasilan, tukas Sulung.
 
Sedangkan bagi Ben Joshua serta Don Wiyoko, bergabung dengan Sulung Landung dengan Avatara88 Artist Agency, adalah sebuah kesempatan langka ditengah banyaknya manajemen artis di ibukota.
 
Kalau ditanya pernah atau tidak uang gajian terlambat, rasanya kok bukan gaji yang terlambat, tetapi justru kita yang lupa kalau seharusnya dapat gaji. Itu karena kami justru tidak pernah kekurangan dalam konteks gaji atau bayaran secara professional, terang Ben Joshua pada suarasurabaya.net.
 
Selain membedah buku: Jalan Panjang Lahirkan Artis karya Sulung Landung, kedatangan Sulung bersama Ben Joshua dan Don Wiyoko, Kamis (28/2/2013) di kampus Universitas Surabaya (Ubaya) untuk berbagi ilmu di Fakultas Ekonomi Ubaya.
 
Yang terpenting bagi saya, dan yang sangat berharga adalah membuat seseorang dari zero to be a hero. Itu yang terpenting, pungkas Sulung Landung saat berbincang dengan suarasurabaya.net.(tok)
 
Sumber: suarasurabaya.net
 
 
Joshua-Dion Histeriskan Mahasiswa Ubaya
 
SURYA Online, SURABAYA - Teriakan histeris ratusan mahasiswa Universitas Surabaya (ubaya) pecah saat dua artis ibukota, Ben Joshua dan Dion Wiyoko tampil di hadapan mereka, Kamis (28/2/2013).
 
Mereka semakin histeris ketika dua pria tampan ini menyapa mereka dari panggung digelar di depan fakultas ekonomi, Ubaya.
 
Momen ini dimanfaatkan mereka, sebagian perempuan, untuk mengambil gambar melalui ponselnya. Meski dua artis ibu kota itu hanya tampil beberapa menit, ratusan mahasiswa cukup terhibur. 
 
Selanjutnya Ben, Dion, dan manajernya, Sulung Landung, menuju Fakultas Psikologi.
 
Di sana digelar bedah buku berjudul "Jalan Panjang Lahirkan Bintang", karya Sulung Landung.
 
 
Ditemui sebelum membedah bukunyan, Sulung mengungkapkan, di buku itu dia ingin membagi cerita tentang  manajemen artis.
 
"Saya hanya ingin sharing pengalaman selama 13 tahun menjadi manajer artist," katanya.
 
Dia perlu menuangkan ceritanya dalam buku karena besarnya minat remaja  untuk terjun menjadi manajemen  artis.
 
Selama ini belum ada sekolah atau tempat kursus yang bisa menjadikan seseorang menjadi artis. 
 
"Menjadi manajer  artis itu tidak semudah yang dibayangkan. Saya ingin berbagi, agar para pemula tidak tersesat jika ingin menekuni profesi ini," kata pemilik manajemen artis Avatara88.
 
Dia mengaku pekerjaan ini impiannya sejak dulu.
 
Menurutnyan, manajer artis ini memiliki tanggungjawab besar menjadikan artisnya berhasil di pasar hiburan. 
 
"Kuncinya adalah kerja keras, disiplin, dan tekun. Kalau tidak seperti itu, kita tidak dipercaya," tukasnya.
 
Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/
 
 
 
Manajer Artis SL Alami Gaji Rp100 Ribu
 
Surabaya - Manajer artis dari "Avatara88" Sulung Landung (SL) pernah mengalami gaji Rp100 ribu saat pertama kali terjun ke dunia hiburan pada tahun 2000.
 
"Pertama kali masuk dunia hiburan, saya diajak Indra Afera (alm) untuk bergabung dengan IP Entertainment," kata penulis buku 'Artist Management 101' dalam bedah buku di Universitas Surabaya, Kamis.
 
Di hadapan puluhan mahasiwa, SL membeberkan ihtiar mengorbitkan tujuh artis yakni Ben Joshua, Chaty Sharon, Dian HP, Dion Wiyoko, Julie Estelle, Laudya Cynthia Bella, dan Vino G Bastian.
 
"Tapi, pertama kali masuk dunia hiburan sebagai artist manager itu tidak ada yang mengarahkan. Ibarat masuk hutan belantara, saya belajar sendiri mulai dari IP Entertainment itu, bahkan saya sempat disuruh beli nasi, air mineral, angkat ini-itu, dan digaji Rp100 ribu," katanya.
 
Menurut dia, bidang artist management memang tidak ada sekolah, kursus, atau workshop-nya, karena itu dirinya tidak mengajari mahasiswa Ubaya, melainkan hanya ingin berbagi pengalaman.
 
"Saya menulis buku itu juga dengan semangat berbagi pengalaman, karena saya melakukan proses menulis juga cukup lama hingga 1,5 tahun, sebab saya sibuk, saya menulis di sela-sela kesibukan itu," katanya.
 
Oleh karena itu, isi buku yang disusun itu bercerita tentang Apa Itu Manajer Artis?, Siapa Saja Bisa Jadi Manajer Artis, Memilih Karier Sebagai Manajer Artis, Mencari dan Mempersiapkan Seorang Artis, Menangani Klien adalah Sebuah Seni, Things Not To Do, dan sebagainya.
 
"Intinya, menjadi manajer artis itu harus memiliki mental yang kuat, disiplin, trust (dapat dipercaya), dan selalu mengevaluasi diri, karena kerja 24 jam selama 365 hari (setahun) dan rencana bisa selalu berubah," katanya.
 
Selain itu, perbedaan pendapat dengan artis juga harus disikapi dengan bijak. "Dari tujuh artis yang bergabung dengan Avatara88 ada beberapa yang sering berbeda pendapat dengan saya, yakni Ben Joshua, Dian HP, dan Julie Estelle," katanya.
 
Namun, katanya, perbedaan pendapat itu sering dapat diselesaikan dengan memberi penjelasan. "Misalnya, Ben yang sering detail atau Julie yang 'saklek', ya saya beri penjelasan," katanya.
 
Akhirnya, argumentasi yang dijelaskan dapat diterima. "Tapi, saya bahagia, apalagi khusus Ben dan Dion, saya yang 'nemu' mereka dan mengorbitkan dari 'zero' hingga menjadi bintang," katanya. (*)
 
Sumber: http://www.antarajatim.com/
 
 
 
Manajer Bisa Jadi Teman Curhat
 
SURABAYA - Kehadiran artis sinetron Ben Joshua dan dan Dion Wiyoko, menjadi daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya), kemarin (28/2). Mereka hadir dalam acara bedah buku berjudul Jalan Panjang Lahirkan Bintang karya Sulung Landung.
 
Sulung Landung adalah manajer artis yang telah mengorbitkan kedua artis sinetron ini. Kemarin, mereka berbagi ilmu mengenai cara dan kiat meniti karir menjadi manajer artis profesional. "Saya hanya ingin sharing pengalaman selama 13 tahun menjadi manajer artis," terang Sulung.
 
Sulung mengaku terinspirasi membuat buku ini karena besarnya minat kawula muda untuk terjun di artist management. "Selama ini kan belum ada sekolah atau tempat kursus untuk menjadi manajer artis. Padahal, menjadi manajer artis itu tidak semudah yang dibayangkan. Seperti hidup di hutan belantara, tidak ada pengarahan dari siapa pun. Jadi, saya ingin berbagi agar para pemula tidak tersesat," tuturnya.
 
Saat terjun ke dunia entertainment, Sulung mengawali profesi sebagai orang yang disuruh-suruh. Meskipun dia sarjana hukum, saat itu dia diminta bertugas menarik tirai saat pembuatan video klip Reza Arthamevia. "Saya sangat ingat, waktu itu saya dapat gaji Rp 100 ribu. Itu tetap saya syukuri," kata Sulung. 
 
Tentu saja, karirnya itu tidak semulus yang dibayangkan. Setelah sempat bergabung dengan artist management selama lima tahun, dia memilih mendirikan sendiri. Dan tiga tahun pertama, tentu saja banyak rintangan yang dialami. Mulai bagaimana meyakinkan para klien, hingga mengelola emosi saat berdebat dengan artis di bawah manajemennya. 
 
Saat mendirikan Avatara 88 ini, dia membawahi artis Dian HP dan Chaty Sharon. Kini, dalam perjalanan waktu, ada tujuh artis papan atas di bawah manajemennya. Di antaranya, Julie Estelle, Laudya Chintya Bella, Vino G Bastian, Ben Joshua, Chaty Sharon, dan Dion Wiyoko. 
 
Sementara itu, Ben Joshua sendiri mengaku nyaman bekerja sama dengan Sulung. Masalah gaji, Ben mengaku tak pernah dikemplang Sulung. "Waktu kenal, sekitar dua tahun, kontrak kita lebih karena kontrak hati. Jadi, kita tahu susah dan senangnya membangun artist management ini," terangnya. 
    
Ben menilai Sulung tak sekadar manajer artis saja. Namun, Sulung juga menjadi teman dan tempat curhat yang nyaman.
 
Di sisi lain, Dion Wiyoko mengaku bergabung dengan Sulung membuatnya tak khawatir soal gaji. Sebab, dia digaji secara profesional. Jika ada kiriman gaji dari klien, Sulung langsung memberitahunya. "Kadang langsung ditransfer hari itu. Tapi kadang besoknya. Tapi itu hanya urusan teknis saja," terangnya. (nin/het)
 
Sumber: Radar Surabaya
Copyright
© 2014 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2013/content/news_detail/1102/Joshua-Dion-Histeriskan-Mahasiswa-Ubaya.html