Success Story Bareng Kapuspenkum Kejagung RI Adi Toegarisman SH MH MBL


  • 11-08-2012
  • Fadjar Efendy Rasjid

Motivasi Maba FH Ubaya untuk Sukses

KEHADIRAN Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kapuspenkum Kejagung RI), Adi Toegarisman SH MH MBL, dalam bincang-bincang bersama para mahasiswa baru (maba) Fakultas Hukum Universitas Surabaya (FH Ubaya), memberikan motivasi dan inspirasi bagi mereka. Apalagi, Adi merupakan alumni FH Ubaya, yang kini sukses dalam karirnya sebagai penegak hukum di Kejagung.

Dalam acara di auditorium FH Ubaya tersebut, Adi terlihat dengan lugas menjelaskan tentang bagaimana pentingnya penegakan hukum di Indonesia. Bahkan, ketika ada ada sorotan bahwa kondisi hukum di Indonesia saat ini sedang bobrok, dia pun dengan tangkas menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan salah satu masukan bagi kinerja penegak hukum.

"Dalam momen ini, saya pun mengharapkan nantinya para lulusan sarjana hukum, harus paham tentang penjiwaan dan ilmunya. Itu penting sekali," tutur Adi Toegarisman yang merupakan alumni FH Ubaya angkatan tahun 1980 ini.

Dalam bincang yang dikemas Success Story tersebut, Adi pun tak segan menceritakan tentang pengalaman tak terlupakan saat menjadi anggota Menwa. Dia dihukum push-up berulangkali gara-gara tidak bisa membedakan antara warna biru dan hijau. "Itu benar-benar tak terlupakan," ujarnya sambil tertawa.

Para maba FH Ubaya kemarin terlihat antusias mengikuti bincang dengan alumni yang sukses tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Gea Illa Sevrina, yang mengaku ngefans dengan Adi Toegarisman. "Waktu menjelaskan tentang korupsi itu lho, saya ngefans banget. Bahwa orang yang punya banyak peran, maka itu yang mendapat perhatian serius untuk diperiksa," terang Gea.

Sementara itu, Dekan FH Ubaya Irta Windra Syahrial SH MS mengungkapkan, FH Ubaya punya tradisi untuk memanggil alumni yang sukses untuk mengisi acara perkenalan dengan maba. Dengan begitu, diharapkan, nantinya para maba ini punya semangat untuk mencapai cita-citanya dan tidak gampang menyerah. "Kami juga ingin menanamkan ke mahasiswa untuk ikut menegakkan hukum. Nah, dengan kehadiran beliau ini, menjadi salah satu inspirasi bagi maba," tukasnya. (nin/het)

Sumber: Radar Surabaya, 10 Agustus 2012


Bagi Kisah Sukses

SURABAYA - Kehadiran alumnus bisa menjadi penyemangat tersendiri bagi mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Surabaya (Ubaya). Kemarin (9/8) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Adi Toegarisman menjadi pembicara pada salah satu diskusi untuk orientasi mahasiswa baru di gedung FH Ubaya.

Para mahasiswa yang turut dalam forum itu tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Saat sesi tanya jawab forum bernama Succes Story itu, banyak mahasiswa yang mengajukan pertanyaan. Misalnya Mulyo Bucek yang menilai kondisi hukum di negeri ini sudah karut-marut. Dia memisalkan maling ayam dihukum lebih berat daripada para koruptor. "Saya berharap aparat penegak hukum bisa lebih tegas lagi," kata Mulyo.

Adi menuturkan, kondisi seperti itu memang bisa saja terjadi sesuai dengan perkara. Dengan begitu, perlu dilihat kasus per kasus. Namun, imbuh dia, sebagai mahasiswa baru yang belajar tentang hukum, sikap tegas itu jelas perlu. "Harus ada komitmen dalam diri sendiri untuk bertindak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," terang pria yang pernah menjadi mahasiswa Ubaya angkatan 1980 tersebut. Selain itu, imbuh dia, masyarakat harus diberi penyadaran tentang hukum agar keadilan bisa diterima dengan baik. Selain berdiskusi dengan hal yang serius itu, Adi bernostalgia dengan momen-momen saat dirinya masih berkuliah di Ubaya. (jun/c11/oni)

Sumber: Jawa Pos, 10 Agustus 2012
 

Update: 11-08-2012 | Dibaca 9106 kali | Download versi pdf: Success-Story-Bareng-Kapuspenkum-Kejagung-RI-Adi-Toegarisman-SH-MH-MBL.pdf