Penantian Yang Berbuah Manis


  • 22-02-2012
  • Fadjar Efendy Rasjid

Setelah empat tahun tertunda, tim basket putri Ubaya kembali meraih gelar juara Libamanas tahun ini. Meskipun gagal mengalungkan gelar juara seperti pada tahun 2007 lalu, tidak membuat mereka patah semangat. “Kita tidak punya target tertentu tapi saya yakin tahun ini bisa juara dan ternyata jadi kenyataan,” kata Nelly, salah satu anggota tim basket putri Ubaya.

Tim basket putri Ubaya berhasil meraih juara I setelah mengalahkan UPH Jakarta dengan skor 77-64. Sebelum berangkat ke Jakarta untuk babak final, mereka harus memenangkan pertandingan di tingkat regional. Pertandingan yang berlangsung dari bulan November ini berjalan seru karena memakai sistem gugur. “Seru banget karena ada tantangannya, go home or win,” lanjutnya. Nelly mengaku persiapan yang dibutuhkan tidak terlalu lama. Biasanya mereka mengadakan sparing melawan tim basket putra. Latihan juga diadakan tiap hari termasuk saat UAS. “Waktu UAS juga tetap latihan, tapi kalau ada yang ujian ya tetap ikut ujian,” tambah pemilik nomor punggung lima tersebut. Untuk meraih gelar juara pun, jalan yang dilalui tidak selalu mulus. Tidak jarang mereka harus bertemu lawan-lawan yang jago. Namun itu semua bisa teratasi berkat kerjasama dalam satu tim.

Banyak hadiah yang mereka dapatkan setelah menjadi juara. Selain uang pembinaan, mereka mendapat banyak pengalaman menarik, seperti bertemu teman-teman basket se-Indonesia, serta tantangan di tiap pertandingan. “Seru karena bisa bertemu banyak orang, selain menambah pengalaman juga menambah teman tentunya,” terang kelahiran Balikpapan tersebut. Disinggung soal kendala yang dihadapi dalam permainan, mahasiswi FBE tersebut mengaku jika dirinya susah bangun pagi untuk latihan. “Ya kalau misalnya tanding pagi, itu agak susah bangunnya,” ujarnya sembari tersenyum. Tetapi hal tersebut tidak menjadi kendala karena mereka selalu bermain secara fun. “Untungnya tidak terlalu jadi masalah karena kita mainnya fun, jadi lebih kompak,” tandas penghobi nonton tersebut.

Kita tentunya tahu untuk mempertahankan gelar juara tidaklah mudah. Untuk itu, pemain yang berposisi sebagai small guard ini berharap agar tim basket Ubaya tetap konsisten agar tahun berikutnya bisa kembali meraih juara. “Tetap konsisten, terus maju, dan nggak habis regenerasi tim basket,” ungkapnya mengakhiri wawancara. (tif/wu)

Update: 22-02-2012 | Dibaca 11497 kali | Download versi pdf: Penantian-Yang-Berbuah-Manis.pdf