Memahami Pandemi Covid-19 Di Ubaya Online Summer Program 2021


  • 09-02-2021
  • Hayuning Purnama Dewi
Memahami pandemi Covid-19, Direktorat Kerjasama Kelembagaan Universitas Surabaya (DKK Ubaya) usung tema Dealing with the Covid-19 Pandemic: Best Practices from Indonesia, pada Ubaya Online Summer Program 2021 yang diikuti ratusan mahasiswa asing dari 9 negara Asia dan Afrika selama lima hari secara online.
 
Sebanyak 426 mahasiswa asing dari 9 negara di Asia dan Afrika yang mengikuti Ubaya Online Summer Program 2021 kali ini berasal dari India, Vietnam, Filipina, Cina, Taiwan, Malaysia, Bangladesh, Kenya, dan Uni Emirat Arab.
 
Adi Prasetyo Tedjakusuma, B.Bus., M.Com., Direktur Kerjasama Kelembagaan Universitas Surabaya (DKK Ubaya), menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah tahun kedua diselenggarakannya Ubaya Online Summer Program. Sebelumnya Ubaya Summer Program yang diadakan satu hingga dua kali setiap tahun digelar secara luring dengan rangkaian kegiatan untuk mengenal dan belajar kesenian serta budaya Indonesia di kampus Ubaya.
 
“Saat ini Ubaya sedang melakukan kegiatan ‘Mobility without Movement’ dalam menyikapi berbagai perubahan yang terjadi akibat pandemi Covid-19 khususnya di bidang pendidikan. Kegiatan tersebut memungkinkan adanya mobilitas mahasiswa tanpa adanya pergerakan fisik untuk datang ke kampus dengan memanfaatkan teknologi. Jadi Ubaya Summer Program tetap bisa dilaksanakan secara online dan dapat diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara tanpa harus hadir secara fisik ke kampus,” terang Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya ini, Kamis (4/2/2021).
 
Tema Ubaya Online Summer Program 2021 merupakan program yang dibuat khusus untuk memberikan pemahaman lebih baik mengenai pandemi Covid-19 dengan menghadirkan praktisi Ubaya yang ahli di bidangnya. Rangkaian kegiatan dirancang lebih menyenangkan dengan menggunakan beragam aplikasi online.
 
Kegiatan Ubaya Online Summer Program 2021 dibagi menjadi 8 sesi kelas dengan topik pembahasan dan narasumber yang berbeda. Pada sesi pertama, peserta diajak untuk berkenalan satu dengan yang lain secara daring dan mengikuti Ubaya Virtual Campus.
 
Selanjutnya, pada sesi kedua dengan topik pembahasan Vaccine: All you Need to Know dipaparkan oleh Fauna Herawati S.Si., M.Farm-Klin., Apt., selaku Dosen Fakultas Farmasi Ubaya. Sedangkan topik pembahasan mengenai Wonderful Indonesia and Pesona Surabaya di sesi ketiga dan How The Indonesian Government Deals with The Pandemic di sesi kedelapan dibawakan oleh Adi Prasetyo Tedjakusuma, B.Bus., M.Com.
 
Di sesi keempat dengan topik pembahasan mengenai Body Immune: How It Deals with The Pandemic dijelaskan oleh Dr.rer.nat. Th. Desy Askitosari, S.Si., M.Biotech selaku Dosen Fakultas Teknobiologi Ubaya. Kemudian di sesi kelima dengan topik pembahasan mengenai Indonesian Economy: How It Deals with The Pandemic disampaikan oleh Dr. Werner Ria Murhadi, S.E., M.M., CSA. selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen Ubaya. Sedangkan di sesi ketujuh menghadirkan Anton Hendrik Samudra, S.H., M.H. memaparkan mengenai Cyber Crime: How The Indonesian Government Deals with It.
 
Selain belajar pentingnya memahami pandemi Covid-19, vaksinasi dan dampaknya di berbagai sektor bidang, program ini juga dikemas lebih menarik dan bermanfaat dengan menyertakan sesi Indonesian Language Class. Kegiatan Indonesian Language Class di sesi keenam dipandu oleh Ferry Christian, S.Psi. selaku Dosen sekaligus Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Direktorat Pusat Bahasa Ubaya.
 
Sesi ini memperkenalkan bahasa Indonesia agar lebih mendunia sebagai bahasa pemersatu yang bisa menyatukan beragam bahasa dan banyak suku di Indonesia maupun negara luar. Melalui kegiatan ini mahasiswa asing berkesempatan untuk mempelajari bahasa Indonesia yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Indonesian Language Class juga memperkenalkan program BIPA di Pusat Bahasa Ubaya untuk membantu memfasilitasi kebutuhan mahasiswa asing yang tertarik belajar bahasa Indonesia.
 
“Saya berharap setelah sesi kelas ini mahasiswa asing semakin semangat untuk belajar bahasa Indonesia. Sekaligus membuat mereka tertarik untuk mengikuti program BIPA di Pusat Bahasa Ubaya,” ujar Ferry Christian.
 
Satu diantara peserta Ubaya Online Summer Program 2021, Hellen Nkirote Rukunga dari Meru University of Science and Technology, Kenya mengatakan ketertarikan dan rasa senangnya bisa mengikuti sesi Indonesian Language Class. Dirinya menulis ungkapan terima kasih dengan menggunakan bahasa Indonesia yang telah dipelajari bersama. “Interesting class. Terima kasih, sir,” tulis Hellen Nikirote Rukunga di kolom percakapan aplikasi online.(tok/ipg)
 
Sumber: suarasurabaya.net
Update: 09-02-2021 | Dibaca 454 kali | Download versi pdf: Memahami-Pandemi-Covid-19-Di-Ubaya-Online-Summer-Program-2021.pdf