Ubaya Beri 4000 Bibit Tanaman Buah Gratis Ke Desa Di Kecamatan Trawas, Mojokerto


  • 15-12-2020
  • Hayuning Purnama Dewi

MOJOKERTO – Universitas Surabaya (Ubaya) bersama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beri 4000 bibit tanaman buah gratis ke desa-desa di Kecamatan Trawas, Mojokerto. Pemberian bibit tanaman buah ini merupakan bagian dari program KLHK melalui Balai Pengelolahan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Mojokerto. Penyerahan bibit tanaman buah secara gratis dilakukan secara langsung oleh Dr Hazrul Iswadi, S.Si., M.Si. dan Utomo, S.S. dari tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya di Desa Kedungudi, Desa Ketapanrame dan Desa Selotapak, Mojokerto, Senin (7/12/2020).

Pada kesempatan ini, H. Zainul Arifin, S.E. selaku Kades Ketapanrame, Agus Sugiono selaku Kades Selotapak, dan Ali Mahfudin dari perangkat Desa Kedungudi hadir secara langsung menerima 4000 bibit tanaman buah. Hazrul Iswadi selaku perwakilan tim LPPM Ubaya menyampaikan rasa terima kasih kepada Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Mojokerto serta pihak lain yang terlibat sehingga bibit tanaman bisa diterima dengan baik oleh desa binaan Ubaya.

“Kami akan membantu mendampingi warga desa agar bibit yang diberikan dapat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan menunjang konservasi tanah serta air di kawasan Trawas Mojokerto,” ucap Hazrul Iswadi.

Desa Kedungudi, Desa Ketapanrame, dan Desa Selotapak adalah tiga desa binaan program pengabdian kepada masyarakat Ubaya yang mengembangkan beragam potensi wisata berbasis alam. Desa binaan pertama yaitu Desa Kedungudi terkenal dengan pengembangan wisata pendakian. Selanjutnya, Desa Ketapanrame dikenal dengan pengembangan destinasi wisata Sumber Gempol yang berbasis mata air. Desa binaan Ubaya ini telah mengukir prestasi dengan memperoleh penghargaan Juara I kategori Desa Sejahtera Astra 2020 di Festival Kampung Berseri Astra (KBA) dan Desa Sejahtera Astra (DSA) yang digelar PT Astra Internasional, Tbk secara virtual pada Sabtu lalu. Sedangkan desa binaan berikutnya yaitu Desa Selotapak yang memiliki café sawah dengan pemandangan keindahan alam di kawasan Trawas, Mojokerto.

“Semua pengembangan wisata alam membutuhkan konservasi lahan dan air yang baik. Pemberian bibit dari BPDASHL ke Desa Kedungudi, Desa Ketapanrame, dan Desa Selotapak  menjadi sangat strategis karena akan berdampak pada peningkatan daya tarik wisata di Kecamatan Trawas secara umumnya,” terangnya.

Ada 10 jenis bibit tanaman buah yang diberikan kepada warga desa yaitu Kelengkeng, Durian, Petai, Alpukat, Jambu Air, Matoa, Belimbing, Jambu Biji, Mangga, dan Sirsak. Jumlah dan jenis bibit tanaman buah yang diberikan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa. “Bibit tanaman buah ini akan kami tanam di demplot yang berdekatan dengan tempat wisata milik Desa Ketapanrame. Kami berharap tanaman bibit buah ini bisa menjadi destinasi baru di Desa Ketapanrame yaitu wisata petik buah. Dengan begitu akan melengkapi beragam destinasi yang telah dimiliki Desa Ketapanrame,” pungkas Zainul Arifin, Kades Ketapanrame. (fmd)

Update: 15-12-2020 | Dibaca 281 kali | Download versi pdf: Ubaya-Beri-4000-Bibit-Tanaman-Buah-Gratis-Ke-Desa-Di-Kecamatan-Trawas--Mojokerto.pdf