Pengajar Ubaya Beri Catatan Bagi Bupati & Wabup Sikka


  • 07-01-2020
  • Hayuning Purnama Dewi
MAUMERE--Satu tahun lebih memimpin Kabupaten Sikka di Pulau Flores dan segera mengakhiri  tahun  2019,  pengajar  Fakutas  Hukum  Universitas  Surabaya (Ubaya), Jawa Timur, Marianus Gaharpung, membuat catatan  refkleksi bagi kepemimpinan Bupati dan  Wakil Bupati Sikka, Fransiskus  Roberto Diogo, dan  Romanus Woga.
 
“Saya berdiskusi dengan cukup banyak orang selama dua minggu di Kota Maumere ada beberapa versi mengomentari tentang perjalanan kepemimpinan di Sikka,” tulis Marianus dalam pesan aplikasi WhatsApp, kepada pos-kupang.com, Sabtu (21/12/2019).
 
Dari diskusi itu, Marianus memberi empat catatan, pertama kita belum bisa mengevaluasi berhasil atau tidak (kepemimpinan) sebab baru berjalan satu tahun lebih. Kedua, ada juga berkomentar pemimpin sekarang masih melanjutkan program dari kepemimpinan yang terdahulu, sehingga belum bisa dievaluasi berhasil atau tidak.
 
Kemudian  ketiga, ada juga yang mengatakan semoga apa yang dijanjikan saat sosialisasi/kampanye terealisasi seperti bea siswa, kartu sehat, rumah sakit tanpa kelas dan masih banyak yang bagus-bagus. Keempat, lebih ekstrim bahwa yang sekarang janji-janji saja tanpa disertai aksi sehingga banyak yang sakit hati/kecewa.
 
“Bagi yang sedang memimpin serta orang-orang yang setia dan berada di sekitarnya tidak perlu bereaksi negatif dan menolak atas beberapa pendapat di atas, sebab ini suara warga yang berangkali sedang berani berbicara, sedangkan ribuan warga yang berangkali juga sangat kritis tetapi lebih suka melihat dan membisu,” kata Marianus.
 
Marianus  menyarankan mensyukuri tanggapan itu sebagai refleksi menuju kebaikan bersama. Tidak perlu reaksi berlebihan atas suara-suara kritis, sebab semua ini tanda mereka tetap sayang dengan nian tanah Sikka dan pemimpinnya. (Reporter: Euginius Mo’a).
 
Sumber: kupang.tribunnews.com
Update: 07-01-2020 | Dibaca 439 kali | Download versi pdf: Pengajar-Ubaya-Beri-Catatan-Bagi-Bupati---Wabup-Sikka.pdf