Dialog Lintas Agama, Upaya Tingkatkan Toleransi


  • 10-10-2019
  • Hayuning Purnama Dewi

Sebanyak 1100 mahasiswa turut hadir dalam acara yang rutin diadakan tiap semester oleh Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Agama. Kali ini tema dialog bertajuk “Agama dan Lingkungan Hidup” ini. Acara berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 2-5 September 2019 bertempat di Gedung MA lt.6, Kampus II Ubaya.

Diawali dua video pemantik bertemakan pemuka agama yang berkumpul membahas krisis lingkungan dan kampung toleransi di Bandung. Selama sesi mahasiswa menyimak dengan antusias terbukti dari lontaran pertanyaan. Ada mahasiswa bertanya sangat bervariasi, mulai dari: forum agama, kutipan ayat, toleransi umat beragama, hingga minoritas-mayoritas kelompok beragama.

Teguh Wijaya Mulya, S.Psi., M.Pd., Ph.D selaku koordinator acara Dialog Lintas Agama menjelaskan bahwa acara yang rutin diadakan tiap semester mengandung makna yang berbeda dan sedang hangat diperbincangkan. “Sebenarnya kami mencoba mencari tema yang update, semester lalu dihubungkan dengan kehidupan beragama dan berbangsa karena tahun politik,” terangnya. Karena pada saat ini tema yang hangat diperbincangkan mengenai kerusakan lingkungan, maka dipilihlah tema ini

Ia pun berpendapat bahwa dialog lintas agama wajib diadakan agar peserta dialog dapat saling mengenal antar agama. “Ketika tidak saling mengenal, maka terjadi pemicu tertentu, dengan gampang terjadi gesekan di masyarakat,” tegasnya. Dengan begitu, kita dapat saling menghargai satu dengan yang lain. Ia pun menjelaskan bahwa tujuan diadakannya diskusi seperti ini adalah untuk mempererat nilai-nilai kerukunan dan toleransi. “Dengan berjumpa dan berdialog serta saling mengenal, akan menjadi lebih mudah untuk mengerti, empatik dan terhadap kelompok yang berbeda,” tutupnya ramah.. (jr)

Update: 10-10-2019 | Dibaca 310 kali | Download versi pdf: Dialog-Lintas-Agama--Upaya-Tingkatkan-Toleransi.pdf