Mahasiswa UBAYA Ikuti GLE


  • 27-02-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

Surabaya (beritajatim.com) – Delapan mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) dari beragam fakultas mengikuti kegiatan Global Leader Experiences (GLE) yang diselenggarakan oleh Common Purpose dan FWD Life Insurance. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 – 28 Februari 2019 di Universitas Binus Jakarta. Pelatihan GLE adalah program student mobility yang diikuti oleh mahasiswa Ubaya yang tergabung dalam NUNI (Nationwide University Network In Indonesia) dan universitas lain di Indonesia.

Peserta yang mengikuti kegiatan GLE dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberi pelatihan berupa seminar dari pakar profesional. Pelatihan GLE merupakan salah satu program pengembangan kepemimpinan tingkat global yang dapat menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di dunia. Topik GLE yang diangkat kali ini yaitu “How can different generations work together to ensure cities maximise the benefits of AI?”. Melalui kegiatan ini mahasiswa Ubaya dan peserta yang lain akan dilatih kemampuan kepemimpinan, bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan baru, hingga membangun relasi lintas universitas di Indonesia.

Selama empat hari mahasiswa akan diberi tantangan untuk memahami dan memberikan solusi terhadap isu yang sedang berkembang di kalangan masyarakat. Sebelum mengikuti pelatihan, mahasiswa Ubaya membekali diri dengan mencari berbagai literatur dan artikel mengenai teknologi AI (Artificial Intelligence). Tidak hanya itu, mahasiswa Ubaya secara aktif mencari informasi dan pendapat masyarakat terkait penggunaan teknologi AI yang mampu mengambil alih beberapa porsi pekerjaan manusia di masa mendatang.

“Pada acara ini kita juga disiapkan online platform yang perlu kita jawab, contohnya apa tujuan datang kesini dan bagaimana solusi atau tanggapan terkait teknologi AI pada kehidupan manusia nantinya,” ungkap Kevin Jayaatmaja, mahasiswa Fakultas Teknik Ubaya 2016. Pada hari terakhir, mahasiswa Ubaya diajak untuk berani menyampaikan ide-ide kreatif mengenai teknologi AI berdasarkan hasil dari kerja kelompok yang telah diikuti selama empat hari.

Selain mengikuti seminar, mahasiswa Ubaya juga berkesempatan dalam mengunjungi beberapa organisasi ternama seperti IBM, Qlue, Change.org Indonesia, The Asia Foundation, Jakarta Smart City, dan Microsoft untuk menambah wawasan dan pengalaman praktis secara langsung. Terlepas dari hal tersebut, peserta yang telah mengikuti serangkaian program GLE nantinya akan menjadi alumni Common Purpose yang terhubung secara langsung dengan komunitas global baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Tidak semuanya mahasiswa dapat kesempatan bagus seperti ini, dengan mengikuti kegiatan ini mahasiswa mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kepemimpinan baik hardskill maupun softskill. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa mampu berbagi pengalaman dan cerita yang mereka dapat selama pelatihan kepada teman-temannya,” ucap Ir. Rudy Agustriyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM selaku Manajer Kerjasama Kelembagaan Dalam Negeri.

Selain adanya program student mobility, secara bersamaan Yanti, PhD dari Dosen Teknologi Pangan Universitas Katolik Atmajaya Jakarta berkesempatan mengikuti program NUNI staff mobility ke Universitas Surabaya (UBAYA). “Program ini bagus, selain berbagi cerita dan memberikan ilmu kepada mahasiswa melalui kuliah tamu. Saya juga belajar banyak hal dan menjadi tahu ada inovasi apa dari universitas lain yang dapat dikembangkan serta bermanfaat. Saya berharap program ini bisa terus berlanjut,” ujar Yanti yang merupakan staff mobility pertama yang masuk ke UBAYA. [adg/but]

BeritaJatim.com

Update: 27-02-2019 | Dibaca 1232 kali | Download versi pdf: Mahasiswa-UBAYA-Ikuti-GLE.pdf