Nyanyi Bareng Arti Kehidupan


  • 25-02-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Suara merdu dari petikan senar gitar Mus Mujiono terdengar di Fakultas Kedokteran Ubaya Selasa malam (19/2). Meski gap usia penyanyi jazz tersebut dengan rata-rata penonton lumayan jauh, rupanya para mahasiswa itu menikmati penampilannya. Apalagi ketika dia menyanyikan lagu Arti Kehidupan. Sontak penonton ikut nyanyi bareng.

”Engkau bukan yang pertama, tapi pasti yang terakhir.” Sepenggal lirik lagu yang hit pada era ’90-an itu dinyanyikan bersama. ”Wah, penonton sangat menikmati,” ungkap Indah Kurnia, ketua Surabaya Entertainers Club.

Dalam acara yang dimulai pukul 20.00 itu, Mus menyuguhkan tujuh lagu. ”Kami memang mengajak Mus untuk tampil dalam acara ini karena performanya energik setiap saat,” ungkap Indah di sela penampilan Mus.

Musisi lain seperti Barry Likumahuwa dan Pritta Kartika turut melantunkan lagu-lagu mereka. ”Kami sengaja mengajak para musisi senior agar anak muda milenial juga paham lagu hit tahun ’90-an,” kata Indah, lantas tertawa. Indah pun menyatakan senang.

Meski lagu yang disuguhkan adalah hit lama, anak muda milenial juga common pada lagu tersebut. ”Ya, tadi kan pada sing a long, saya ya agak kaget,” ujar perempuan yang sempat menjadi manajer Persebaya itu. Bukan hanya suguhan jazz, malam itu para penonton yang mayoritas

mahasiswa juga diberi sosialisasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pentingnya literasi keuangan. ”Ini memang kerja sama antara Jazz in Campus dan OJK untuk mengedukasi mahasiswa di bidang keuangan.

Tentunya dikemas dengan acara musik,” jelas Indah. Di akhir acara, Mus menutup dengan lagu Tanda-Tanda. Baru saja memetik dawai gitarnya, penonton langsung bisa menebak lagu terakhir yang akan dimainkan Mus. (ras/c6/any)

Jawa Pos, 21 Feb 2019

Update: 25-02-2019 | Dibaca 439 kali | Download versi pdf: Nyanyi-Bareng-Arti-Kehidupan.pdf