Latih Kesabaran Dengan Bikin Bunga


  • 20-02-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Hanya butuh dua skill utama, yakni menggunting dan menempel. Itulah yang menjadi alasan utama Florentina Tiffany mengadakan workshop Paper Flower. Workshop yang diadakan di area Food Society Pakuwol Mall itu mampu menarik minat peserta lintas usia. Mulai usia remaja hingga oma-oma.

Hari itu Tiffany mengajari mereka cara membuat bunga hortensia dan peony. Menurut dia, mawar sudah biasa diajarkan. Karena itu, dia memilih jenis bunga lain. "Paling utama menggunting sama menempel. Lalu, tinggal mengombinasikan warna dan bentuk-bentuk bunganya," ujar crafter lulusan desain dan manajemen produk (DMP) Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya itu.

Material utama yang dipakai untuk membuat hortensia adalah bola gabus. Kemudian, bola gabus itu ditempeli kelopak-kelopak yang sudah disiapkan. Bentuk kelopaknya pun bisa dibuat secara manual maupun instan. Keduanya memiliki kelemahan dan kelebihan. Perempuan 22 tahun itu mengungkapkan, kelopak manual berbentuk lancip, melengkung, dan lebih menyerupai bentuk kelopak asli hortensia.

"Waktu yang dibutuhkan dalam pembuatannya lebih lama. Untuk yang tidak bisa free hand, bisa digambar atau diukur," tambahnya. Sementara itu, kelopak manual cukup dibentuk dengan alat bernama paper punch dengan bentuk yang sangat terbatas. Setelah tuntas, para peserta berkreasi menata rangkaian bunga yang sudah dibuat ke dalam card board. Bunga-bunga disusun dalam ragam warna yang harmonis.

Wyna Herdiana, seorang peserta yang berprofesi sebagai dosen, merasakan kenikmatan dan manfaat berlatih membuat serta merangkai bunga. "Bisa latihan nahan emosi," ucapnya. (hay/c15/tia)

Jawa Pos, 19 Februari 2019

Update: 20-02-2019 | Dibaca 901 kali | Download versi pdf: Latih-Kesabaran-Dengan-Bikin-Bunga.pdf