Tiga Mahasiswa Ubaya Jadi Finalis Miss Indonesia 2019, Usung Misi Kesenian Hingga Wanita Mandiri


  • 18-02-2019
  • Fadjar Efendy Rasjid

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi finalis Miss Indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh Yayasan Miss Indonesia.

Tiga finalis tersebut Elizabeth Fortuna dari Fakultas Hukum 2018, Jasica No alia Devi dari Fakultas Psikologi 2017 dan Stefania Christina dari Fakultas Psikologi 2018.

"Kami mendukung penuh segala kegiatan positif yang dilakukan mahasiswa. Ajang ini juga sebagai implementasi dari learning beyond the classroom," kata Humas Ubaya, Hayuning Purnama, Jumat (15/2/2019).

Rangkaian ketat pemilihan finalis ajang pencarian wanita Indonesia dengan karakter beauty with a purpose ini berlangsung sejak September 2018 hingga malam puncak Miss Indonesia 2019 dalam live streaming RCTI, Jumat (15/2/2019).

Berbagai motivasi diungkapkan tiga finalis pada ajang bergengsi di Indonesia tersebut.

Satu di antaranya diceritakan oleh Jasica Novalia, perempuan yang tergabung dalam Ubaya Modelling School (UMS) menyorot peningkatan kualitas seni dan budaya Indonesia.

"Saya ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan seni budaya dan menghilangkan paradigma terhadap seniman wanita Indonesia untuk meningkatkan kualitas karya seni bangsa," ujar Jasica Novalia Devi, perwakilan dari Gorontalo dalam rilis yang diterima, Jumat (15/2/2019).

Menambahkan itu, Elizabeth Fortuna mengatakan peran wanita penting untuk pelopor kualitas hidup dan perubahan.

"Pentingnya peran wanita yang kuat dan berani untuk menjadi pelopor kualitas hidup untuk memberikan perubahan yang hebat dalam skala besar, terutama Indonesia," kata Elizabeth yang menjadi perwakilan Kalimantan Timur.

Berbeda dengan dua rekannya, Stefania Christina lebih menyorot kepada karakter generasi muda dan wanita mandiri.

"Saya ingin membantu membangun perilaku karakter anak muda, terutama wanita agar menjadi wanita smart, mandiri, percaya diri dan memiliki jiwa sosial yang tinggi," pungkas perempuan perwakilan Maluku Utara.

Jatim.tribunenews,com