Paduan Suara Ubaya Sabet Dua Medali Emas


  • 10-12-2018
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Tim paduan suara Universitas Surabaya (Ubaya) bernyanyi begitu merdu di Gedung Student Center kemarin (5/12). Mereka menyanyikan Kicir-Kicir dan Janger, lagu daerah Jakarta serta Bali. Dua lagu tersebut berhasil mengantar tim paduan suara Ubaya menyabet dua medali emas sekaligus di th ajang 4 Asia Cantate 2018 di Chai Wan, Hongkong, pada 1–4 Desember.

Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Ubaya Hudoyo Firmanto menyatakan, Ubaya baru pertama mengirim tim paduan suara di ajang choir international festival di luar negeri. Kali ini lomba yang diikuti diselenggarakan di Hongkong. "Sebelumnya, tim paduan suara Ubaya dua kali ikut lomba paduan suara internasional, tetapi lokasinya di Jakarta," katanya.

Pembina Ubaya Choir Mudianita Ambasuli mengatakan, total ada 32 anggota tim paduan suara yang ikut berangkat ke Hongkong. Persiapan pun dilakukan sejak jauh-jauh hari. Meski harus bekerja keras, semangat seluruh anggota tetap luar biasa. "Kami banyak bersyukur. Perolehan nilai pun sangat tinggi," katanya.

Mudianita menuturkan, dalam lomba tersebut, setiap kategori membawakan dua lagu. Untuk kategori folklore, lagu yang dibawakan Kicir-Kicir dan Janger. Sementara itu, lagu mixed choir yang dibawakan ada Es Spricht Derajat for in Seinem Herzen dari Jerman dan Song at Disk dari Amerika. Ada pula Gayatri dari Indonesia. "Keduanya berhasil kami menangkan," jelasnya.

Menurut dia, kendala yang dialami terjadi saat latihan. Khususnya kedisiplinan dan waktu berlatih. Sebab, tim terdiri atas banyak mahasiswa dari berbagai fakultas. Pengaturan waktu agar bisa rutin berlatih membutuhkan kerja keras. "Kadang cari tempat berlatihnya juga sedikit terkendala. Ada yang bisa, ada yang tidak," katanya. (ayu/c15/dio)

Jawa Pos, 6 Des 2018

Update: 10-12-2018 | Dibaca 843 kali | Download versi pdf: Paduan-Suara-Ubaya-Sabet-Dua-Medali-Emas.pdf