Ubaya Bantu Buat Mesin Pengering Kerupuk Warga Krembung Sidoarjo


  • 31-08-2018
  • Fadjar Efendy Rasjid

Senin 9 Juli 2018 lalu, bertempat di rumah Ibnu pemilik UKM kerupuk UD Tangan Ajaib, tim PPPUD yang beranggotakan Arif Herlambang, S.Si., M.Si., Endah Asmawati, S.Si., M.Si., Ir. Yon Haryono, M.T. dan Utomo, S.S., menyerahkan mesin pengering kerupuk.

Program PPPUD (Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah) merupakan salah satu program hibah pengabdian masyarakat multi tahun (3 tahun) yang diadakan oleh KemristekDikti. Tujuan program PPPUD salah satunya adalah peningkatan kualitas dan kuantitas produk agar berdaya saing tinggi dengan tetap bepijak pada keunikan/ciri khas kedaerahannya.

Fokus tahun pertama tim PPPUD adalah pada peningkatan kuantitas produk serta awareness terhadap kualitas produk. Pada program PPPUD ini, mitra yang terlibat adalah UKM yang memproduksi kerupuk mentah. Saat ini kapasitas produksi di mitra  hanya 5 kuintal per hari atau dalam 1 minggu menghasilkan kerupuk mentah sebanyak 400 bal (1bal=5 kg), padahal kebutuhan pasar jauh melebihi angka tersebut.

”Penyebab utama dari ketidakmampuan mitra dalam memenuhi permintaan pasar adalah karena belum adanya mesin pengering pada proses produksi”, ungkap Arif Herlambang, S.Si., M.Si selaku ketua tim. Padahal proses pengeringan merupakan proses yang memerlukan waktu paling lama dalam rangkaian produksi. Proses pengeringan dengan menjemur di bawah matahari langsung memerlukan waktu 2-3 hari. Selain itu menurut UKM mitra, pesanan produk kerupuk mencapai puncaknya terjadi ketika musim penghujan.

Upaya menjawab hal di atas, tim PPPUD melakukan perancangan mesin pengering yang memanfaatkan uap panas dari Ketel Uap yang digunakan dalam proses pemasakan kerupuk. Proses pembuatan mesin pengering ini memakan waktu kurang lebih 4 minggu. UKM mitra turut memberikan kontribusi dalam hal pembangunan tembok keliling mesin pengering.

Menurut Yon Haryono, apabila proses pengeringan kerupuk yang semula menggunakan tenaga matahari digantikan dengan sebuah  mesin pengering yang menggunakan teknologi tepat guna, maka waktu yang diperlukan hanya 6-9 jam saja, dan hasil yang diperoleh lebih terjamin kebersihannya.

Dari hasil implementasi selama kurang lebih 1 bulan di UKM mitra, Ibnu selaku pemilik UKM UD tangan ajaib menceritakan bahwa, dengan adanya mesin pengering, maka dalam 1 minggu UKM dapat menghasilkan kerupuk sebanyak 600 bal yang sebelumnya hanya 400 bal. Bapak Ibnu juga menyampaikan bahwa, saat ini ada tambahan permintaan pasar baru dari daerah Lumajang. Bapak Ibnu secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada KemristekDikti yang telah memberikan dananya melalui Program PPPUD ini, serta rasa terima kasih juga kepada tim PPPUD UBAYA atas support pendampingannya selama ini. Bapak Ibnu berharap juga agar kegiatan ini dapat berlanjut terus untuk tahun-tahun berikutnya.

Update: 31-08-2018 | Dibaca 306 kali | Download versi pdf: Ubaya-Bantu-Buat-Mesin-Pengering-Kerupuk-Warga-Krembung-Sidoarjo.pdf