Angkat Spirit Kerajaan Majapahit


  • 07-05-2018
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Sebanyak 820 koleksi terakota dari Kerajaan Majapahit terpajang rapi di lobi perpustakaan Universitas Surabaya (Ubaya) kemarin (2/5). Barang-barang bersejarah itu dipamerkan saat launching Museum Temporary of Ubaya yang bekerja sama dengan Gubug Wayang Yensen Project Indonesia.

Rektor Ubaya Prof Joniarto Parung menyatakan, koleksi tersebut ditampilkan agar masyarakat dapat mempelajari kekayaan Nusantara pada zaman Kerajaan Majapahit. "Bisa menghargai perkembangan peradaban saat itu,” ucapnya. Mayoritas koleksi di Museum Temporary of Ubaya adalah barang asli hasil restorasi. Namun, ada pula yang replika. "Ada lebih dari 60 persen yang asli dibanding replika,” terangnya.

Direktur Museum Gubug Wayang Cyntia Handy menuturkan, koleksi di museum itu berhubungan dengan air dan kehidupan, komoditas dan ekonomi, serta teknologi dan arsitektur bangunan. Objek budaya terinspirasi hewan dan tokoh.

Cyntia menambahkan, Museum Temporary of Ubaya menjawab kerinduan masyarakat terhadap budaya di zaman Majapahit. Jadi, spirit Majapahit bisa dirasakan mahasiswa dan masyarakat umum. "Belajar dari nenek moyang dan mencintai persatuan. Sebab, mereka berbudaya lebih dulu, kemudian berbangsa dan beragama,” katanya. (ayu/c18/dio)

Jawa Pos, 3 Mei 2018

Update: 07-05-2018 | Dibaca 449 kali | Download versi pdf: Angkat-Spirit-Kerajaan-Majapahit.pdf