Dukung Secara Psikologis


  • 01-04-2015
  • Fadjar Efendy Rasjid

BIKIN SENANG: Salah satu teknik penyembuhan demam adalah memberi asupan cairan, baik lewat minuman atau buah berair.

APAKAH demam juga salah satu tanda anak ingin memperoleh perhatian orang tuanya? Menurut Drs Andrian Pramadi MSi, psikolog klinis, itu bisa saja terjadi. ”Pada dasarnya, menurut berbagai penelitian, selalu ada hubungan antara body and mind. Bisa saja anak sakit karena merasa ada tekanan secara psikis,” ungkap dosen Universitas Surabaya itu.

Bentuk tekanan psikis tersebut bisa macam-macam, bahkan pada hal-hal sepele seperti perhatian yang kurang hingga masalah serius soal bullying. Sebab, menurut Andrian, anak-anak belum memiliki kemampuan mengelola stres yang baik. "Coping stresnya masih rendah. Coping adalah kemampuan bernegosiasi terhadap tekanan atau konflik yang dirasakan baik dari dalam maupun luar," terangnya. Stres juga berpengaruh pada daya tahan tubuh.

Itu sekaligus menjadi jawaban ilmiah mengapa anak-anak yang diberi curahan perhatian orang tua akan lebih lancar menjalani penyembuhan. "Orang tua yang mengerti sick roles saat anaknya sakit, anaknya akan lebih merasa tenang. Atau, ketika bonding itu memang kuat antara orang tua dan anak, anak tidak melebih-lebihkan apa yang dideritanya," ungkap Adrian.

Pendampingan itu sekaligus membantunya mengelola stres saat sakit. Dengan demikian, anak lebih bisa menerima kondisi yang berbeda ketika dia sehat. "Beri penjelasan mengapa sakit, mengapa harus istirahat dan minum obat. Jangan dianggap, halah mereka nggak bakal ngerti. Justru anak anak lebih mudah belajar," katanya. Dengan mengerti kondisinya, hati yang tenang karena didampingi, perawatan yang diberikan akan lebih efektif. (puz/c10/dos)

Sumber: Jawa Pos, 31 Maret 2015

Update: 01-04-2015 | Dibaca 10637 kali | Download versi pdf: Dukung-Secara-Psikologis.pdf