Juara Kedua Lomba Farmasi


  • 27-01-2015
  • Fadjar Efendy Rasjid

SURABAYA – Emilia Sidharta harus berjuang keras dalam Olimpiade Farmasi Indonesia pada November 2014. Seratus soal esai farmasi harus dikerjakan dalam dua jam. Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) itu akhirnya menduduki peringkat kedua dalam lomba tingkat nasional tersebut.

"Buat saya, farmasi itu menantang. Mempelajari obat perlu karena kesehatan adalah hal penting," kata Emilia.

Lomba tersebut diadakan Komite Olimpiade Farmasi Indonesia (KOFI) pada NANDA PUTU DERMAWANTI/JAWA POS November 2014. Babak Emilia Sidharta pertama berupa tes keterampilan screening resep dan kopi resep. Ada pula bedah kasus-kasus farmasi. Termasuk, membuat jurnal. Di antara beberapa peserta dari seluruh Indonesia, hanya diambil lima finalis.

"Nah, pada babak final, peserta harus mengejarkan seratus soal esai dalam dua jam," ujar Emilia. Dia harus mengakui keunggulan mahasiswa ITB yang sukses menjadi juara.

Meski begitu, Emilia menyatakan puas bisa bersaing. Pada babak bedah kasus, misalnya, perlu keterampilan menyanggah pendapat finalis lain. Seni berargumen sangat berperan. "Yang penting percaya diri dan yakin," katanya. Ke depan, dia menargetkan bisa mengikuti lomba tingkat internasional. (der/c7/roz)

Sumber: Jawa Pos, 3 Januari 2015

Update: 27-01-2015 | Dibaca 6014 kali | Download versi pdf: Juara-Kedua-Lomba-Farmasi.pdf