NELLY MARKUS SAPAN: Kado Manis Perpisahan


  • 27-08-2014
  • Fadjar Efendy Rasjid

WAJAH manis Nelly Markus Sapan sebentar lagi tidak bisa dinikmati penggemar basket Kota Pahlawan. Sebab, kapten Ubaya itu bakal pensiun dari tim yang membesarkan namanya. Di laga puncak Piala Wali Kota Surabaya yang berakhir Minggu malam (24/8), Nelly mengantar Ubaya menjadi juara.

"Ini merupakan last game aku untuk Ubaya. Soalnya, aku baru saja lulus kuliah. Puji Tuhan, gelar juara ini bisa menjadi kado perpisahan terindah untuk almamater aku," ucap Nelly.

Tidak mudah bagi Nelly untuk berpisah dengan para juniornya di Ubaya. "Di akhir karirku di Ubaya, aku selalu nyemangatin adik-adik junior untuk bisa tampil bagus. Jangan mau dibayang-bayangi senior. Sebab, mereka yang bakal nerusin perjuangan kita di Ubaya," tutur cewek yang juga shooting guard klub WNBL Surabaya Fever tersebut.

Sejatinya, dia pernah ditawari Ubaya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang S-2 agar bisa terus membela tim basket di perguruan tinggi swasta di Surabaya itu. Namun, Nelly menolak. Dia berencana kembali ke kampung halamannya di Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Mama-papa aku udah tua. Selama ini hanya aku yang merantau di luar pulau. Sekarang saatnya aku yang jagain mereka," ungkap bungsu di antara enam bersaudara itu.

Bukan hanya pensiun dari Ubaya, Nelly juga berencana mengundurkan diri dari Surabaya Fever. "Tahun depan menjadi last season aku di Surabaya Fever. Semoga aku dan teman-teman bisa meraih juara WNBL musim depan. Jadi, dua kado sekaligus untuk perpisahanku," ungkapnya, lantas tersenyum. (okt/c15/n

Sumber: Jawa Pos, 27 Agustus 2014

Update: 27-08-2014 | Dibaca 7402 kali | Download versi pdf: NELLY-MARKUS-SAPAN--Kado-Manis-Perpisahan.pdf