Kecakapan Yang Menarik Membuatnya Diundang Di Swedia


  • 07-12-2011

 

International program menjadi target setiap universitas agar mempunyai nama di kancah Asia. Berawal dari konferensi di Beijing tahun 2007, Elieser Tarigan SSi MEng PhD selaku dosen Ubaya bertemu dengan dosen yang mengajarnya ketika melanjutkan studinya di S2 di Dalarna University of Swedia. Disanalah terjadi diskusi tentang program pertukaran dosen dengan Ubaya. Berkat kecakapannya, ia pun berhasil menarik almamater tempatnya untuk diundang mengajar di Swedia.

Pihak Swedia mengajukan aplikasi ke Pemerintah Swedia dan mendapat respon positif. “Sebelum terjadi deal diskusi, saya diundang untuk mengajar di universitas Dalarna oleh dosen saya. Sehingga program pertukaran ini pun sudah terjadi selama empat tahun karena kunjungan awal yang dimulai tahun 2008,” tutur pria lulusan S3 bidang Asian Development Bank di Thailand ini.

Ketika kunjungan, ia mengaku belum mengajar tetapi telah memberikan gambaran apa yang bisa ia berikan dan apa yang bisa ia lakukan. Tahun berikutnya, hasil evaluasi pemerintah Swedia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu kebutuhan untuk program disana. Hingga akhirnya ia diundang berkelanjutan untuk menjadi dosen tamu, dan evaluasi pun tetap berjalan setiap tahun.

Pria ini menjadi dosen tamu dalam mata kuliah Solar Thermal for Hot Climates bagi para mahasiswa ESES (European Solar Energy School) Master Program di Universitas Dalarna. Walaupun substansi mengajar sama, tetapi akan berdampak pada proses dan hasil pembelajaran itu pada akhirnya. “Hal inilah yang patut ditiru oleh mahasiswa Ubaya, mahasiswa Swedia tidak pernah terlambat, antusias dan hampir semua telah mempunyai buku ketika saya menerangkan literatur yang saya berikan diawal mengajar,” tukasnya.

Pria yang baru saja pulang mengajar dari Swedia pada 22 November 2011 lalu ini mengaku bahwa mengendalikan kelas yang dihuni 40 mahasiwa merupakan tantangan tersendiri baginya. “Penguasaan kelas pun tetap harus dimiliki, walaupun dosen itu pintar sekali,” sambung pria kelahiran Karo, 11 April 1972.

Penghobi browsing ini berharap khusus untuk meningkatkan program kerjasama ini, tidak hanya pertukaran pelajar saja. “Semoga bisa meningkat sampai melakukan penelitian disana dan publikasi bersama agar penelitian tersebut dapat bermanfaat bagi saya sendiri, Universitas Dalarna, Ubaya dan Masyarakat,” tutupnya. (az/wu)

Update: 07-12-2011 | Dibaca 4895 kali | Download versi pdf: Kecakapan-Yang-Menarik-Membuatnya-Diundang-Di-Swedia.pdf