PERNYATAAN SIKAP UNIVERSITAS SURABAYA TERKAIT TEROR BOM SURABAYA


  • 15-05-2018
Terkait serangan teror bom di Surabaya pada Minggu, 13 Mei 2018,  kami atas nama Universitas Surabaya menyatakan:
 
1. Mengutuk keras tindakan teror yang merupakan kejahatan kemanusiaan dan sama sekali tidak dapat ditoleransi dengan dalih apapun. Tindakan ini merupakan musuh kita bersama, baik sebagai warga bangsa maupun sebagai sesama bagian dari umat manusia.
 
2. Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh agama dan lain-lainnya untuk tidak memperuncing perbedaan demi keuntungan politik sesaat, dan menghindari membuat pernyataan provokatif yang bisa memberi angin kepada kelompok radikal dan aksi terorisme.
 
3. Mendukung sepenuhnya aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus teror ini hingga ke akar-akarnya. Kami juga mendesak agar revisi UU Anti-Terorisme segera dituntaskan secepat mungkin demi mencegah tindakan teror serupa terjadi di kemudian hari.
 
4. Menyerukan lembaga pendidikan di semua tingkatan untuk kian serius memikirkan, merumuskan dan menjalankan kurikulum pendidikan mengedepankan toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan prinsip-prinsip hidup bersama. Bahwasanya, ideologi teror harus dilawan sejak di dalam pikiran. Karena itu, perjuangan melawan terorisme harus dilakukan sejak sangat dini melalui proses pendidikan yang tidak hanya mengedepankan hard skill (kompetensi keilmuan), tetapi juga yang mementingkan soft skill (kemampuan berkontribusi kepada sesama dan hidup bersama dalam masyarakat yang bersifat multikultural).
 
5. Terkait hal ini, kami menggarisbawahi pentingnya mendesain matapelajaran atau matakuliah (termasuk metode pembelajarannya) yang terkait Pancasila, Kewarganegaraan dan Agama yang mampu meningkatkan keimanan individual peserta didik sekaligus kemampuan peserta didik untuk hidup bersama dalam masyarakat yang diwarnai keberagaman. Di sinilah letak peran strategis lembaga pendidikan (di segala tingkatan) dalam perjuangan memerangi ideologi terorisme yang mengancam keberlangsungan kemanusiaan dan kebangsaan kita bersama.
 
 
Surabaya, 13 Mei 2018
 
Joniarto Parung
Rektor Universitas Surabaya
Update: 15-05-2018 | Dibaca 1084 kali | Download versi pdf: PERNYATAAN-SIKAP-UNIVERSITAS-SURABAYA-TERKAIT-TEROR-BOM-SURABAYA.pdf