Marhaban Yaa Ramadhan : Momen Peningkatan Religiusitas


  • 06-06-2016

Listyo Yuwanto

Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Marhaban Yaa Ramadhan, bulan Ramadhan kembali hadir, Ramadhan kembali menyapa Umat Islam. Sungguh merupakah berkah luar biasa bagi Umat Islam dapat kembali bertemu bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah untuk mengumpulkan semua amalan baik. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh tempaan untuk meningkatkan religiusitas umat Islam.

Dalam bulan Ramadhan umat Islam mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keyakinan tentang ajaran dan kebenaran agama Islam. Perlu adanya peningkatan keyakinan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah sehingga harus berlomba melakukan amal kebaikan baik terhadap diri sendiri ataupun orang lain menggambarkan dimensi idiologi dari religiusitas.

Peningkatan keyakinan akan ajaran agama dan kebenaran tentang bulan Ramadhan sebagai bulan penuh amalan akan mendorong peningkatan ibadah dan amal baik. Dengan keyakinan maka umat Islam ketika menjalankan ibadah ataupun kebaikan-kebaikan yang lain akan terasa didorong dengan kuat dan sangat ringan melakukannya. Hal ini menggambarkan bentuk peningkatan religiusitas dari dimensi ritualistik.

Kedekatan dengan Allah SWT juga dapat ditingkatkan dalam bulan Ramadhan. Hal ini seiring dengan peningkatan ibadah atau amal kebaikan yang dilakukan baik secara kuantitas ataupun kualitasnya. Peningkatan kedekatan ini menggambarkan tentang dimensi eksperiensialis dari religiusitas.

Dalam Islam relasi yang harus dibangun manusia tidak hanya dengan Allah SWT. Manusia tidak cukup hanya menjalankan ritualistik ibadah yang ditujukan kepada Allah SWT, tetapi juga harus memiliki relasi yang baik dengan sesama manusia. Maka di bulan Ramadhan terbuka banyak kesempatan bagi umat Islam untuk menjalin relasi baik dengan sesama manusia seperti bersilaturahmi, memberi makan orang tidak mampu, berzakat, membahagiakan anak yatim, dan sejenisnya termasuk menolong atau membantu orang lain yang membutuhkan baik sesama muslim ataupun yang berbeda agama. Menjalin relasi baik dengan sesama umat Islam ataupun dengan pemeluk agama lain termasuk dimensi konsekuensialis dalam religiusitas.

Bulan Ramadhan juga waktunya meningkatkan pengetahuan atau mengisi ilmu agama. Banyak mimbar, kajian, termasuk sholat Tarawih yang membuka kesempatan untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama Islam. Dengan mengikuti pembelajaran dalam kesempatan-kesempatan tersebut diharapkan dimensi intelektualitas dalam religiusitas menjadi meningkat.

Indahnya bulan Ramadhan, bulan yang dinanti-nantikan umat Islam di seluruh penjuru dunia. Bulan Ramadhan merupakan momen meningkatkan dimensi-dimensi religiusitas sehingga menambah kadar keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Marhaban Yaa Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa semoga amalan kita diterima dan dosa-dosa kita diampuni Allah SWT.

Update: 06-06-2016 | Dibaca 2710 kali | Download versi pdf: Marhaban-Yaa-Ramadhan---Momen-Peningkatan-Religiusitas.pdf