Universitas Surabaya bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jawa Timur menyelenggarakan Kejuaraan Bridge Pelajar memperebutkan Piala Rektor Ubaya, Minggu (24/10) di Surabaya.

Kejuaraan tersebut diikuti peserta dari kalangan pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah. "Kejuaraan ini diperkirakan akan menjadi kejuaraan terbesar di Jatim tahun ini. Ini sekaligus untuk memopulerkan cabang bridge di sekolah-sekolah," kata Ketua Harian GABSI Jatim Soedarno,

Kompas, Kamis (15/10) di Surabaya. (APO)

 

Ubaya Gelar bridge Pelajar

SURABAYA - Sebanyak 350 atlet bridge se-Jawa Timur bakal meramaikan kejuaraan bridge Pelajar Piala Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) 2010, 24 Oktober nanti.

Ketua Harian Pengprov Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jatim, Soedarno mangatakan, pembinaan bridge harus terus dilakukan. Dipilihnya ajang pelajar, karena GABSI Jatim memiliki komitmen membina bridge bagi pelajar.

"Olahraga bridge sudah masuk sekolah-sekolah di Jatim. Kita berkomitmen terus membina atlet-atlet muda yang nantinya disiapkan melapis kekuatan atlet senior." sebut Soedarno, kemarin.

Kejuaraan yang berlangsung di kampus Ubaya Tenggilis Surabaya ini, mempertandingkan nomor beregu 4-kawan dengan sistem Swiss. Nomor ini terbagi dalam tiga kategori, yakni SD, SMP dan SMA.

Soedarno menambahkan, beberapa kabupaten/kota di Jatim sudah konfirmasi bakal ambil bagian. Kabupaten Jember yang dikenal sebagai gudang atlet brdige pelajar, memastikan ikut. Atlet-atlet bridge Jember kemungkinan besar akan menghadapi lawan tangguh dari Surabaya.

Selain Jember dan Surabaya, lanjut Soedarno, kekuatan bridge kota Kediri, Blitar dan Batu juga memiliki kualitas bagus. fat

Surya, Minggu 17-10-2010