Tahukah Anda, jika Ubaya merupakan salah satu perguruan tinggi penyelenggara program Cooperative Academic Education (COOP). Dimana, COOP merupakan salah satu produk Dikti yang dikhususkan untuk peningkatan proses pembelajaran mahasiswa. Khususnya dibidang kewirausahaan.
    Program yang sudah berjalan empat tahun ini, merujuk Ubaya sebagai tuan rumah Sarasehan IV Perguruan Tinggi Penyelenggara Program COOP, 5-6 Juni 2009 di kampus III Ubaya,Trawas, Mojokerto,  atau biasa dikenal sebagai Integrated Outdoor Campus (IOC). Setidaknya lewat kegiatan yang dibalut semiloka Pemberdayaan UMKM dan Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Program COOP, mampu mendatangkan 30 peserta yang berasal dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
    “Selamat datang di kampus III Ubaya,” ujar Prof Drs ec Wibisono Hardjopranoto MS dalam sambutannya. Wibisono kala itu mengatakan, Ubaya bangga bisa mem-provide fasilitas untuk kegiatan ini. “Semoga lewat sarasehan ini bisa bermanfaat dan sukses bagi kita semua kedepan,” tambahnya yang ketika itu didampingi Prof Dr Jatie K Pudjibudojo S U Psi, selaku ketua LPPM Ubaya.
    Menurut Prof Jatie, sarasehan ini juga dijadikan ajang sharing program COOP, “Mulai dari peluang dan tantangan program COOP dalam peningkatan proses pembelajaran mahasiswa, sarasehan ini juga berfungsi seberapa jauh perkembangannya dan bagaimana pengembangan selanjutnya,” ujarnya sambil tersenyum.
    Hadir pula Kasubdit Kerjasama Perguruan Tinggi, Dra Nursamsiah Asharini MSi yang mewakili Dikti. Wanita ini mengungkapkan, setidaknya Dikti mengucurkan anggaran sekitar 100 Milyar untuk program ini. “ Kita bisa memberi manfaat program ini pada mahasiswa. Dengan dana ini, COOP nantinya bisa lebih gaung lagi keberadaannya, “ ujarnya yang juga mewakili Dirjen Dikti yang tidak bisa hadir saat itu.
    Ia pun tak lupa menyampaikan pesan Dirjen, agar tatakrama forum serta pencapaian hasil sarasehan ini harus sudah disepakati. “ Hal ini untuk kesinambungan program yang akan datang tidak terputus-putus,” jawabnya. Sehingga, hasil dan mekanisme sarasehan selanjutnya juga tercipta.

Ubaya dan COOP
    Sebagai tuan rumah, Ubaya punya sedikit cerita tentang COOP. Nursamsiah mengatakan, perguruan tinggi ini, telah menunjukkan konsistensinya akan program ini. “ Iya, LPPM Ubaya merupakan contoh paling baik program COOP,” jawabnya.
    Ia pun menambahkan, concern Ubaya dalam COOP membuat universitas ini dijadikan contoh keberhasilan program tersebut. “ Selain sebagai tuan rumah, Ubaya harus berbagi ilmu COOP-nya pada PT lain,” tuturnya. Lewat pengalaman yang dimiliki Ubaya, kedepan, COOP ini mampu menjadi peluang dan tantangan kita terkait proses pembelajaran mahasiswa. (cuy/wu)