Lembaga Penelitian dan PengabdianMasyarakat (LPPM) Universitas Surabaya mendapat kunjungan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Kunjungan dilakukan untuk memonitor dan mengevaluasi klaster LPPM Ubaya. Jumat (21/9/2018) Dr. Drs. Masrukin, M.Si. selaku Reviewer dari Universitas Jenderal Soedirmanhadir sebagai tim Monev. Bertempat di Gedung International Village, kedatangan Reviewer disambut langsung oleh Wakil Rektor I Nemuel Daniel Pah, S.T., M.Eng., Ph.D, Dr. Drs. A.J. Tjahjoanggoro M.Si. selaku KetuaPenelitian dan Pengabdian Masyarakat(LPPM) serta jajaran pejabat tertinggi fakultas di Ubaya.

Keberadaan Tim Monev di Ubaya dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) kelembagaan LPPM sebagai clusterMandiri dan Utama di tingkat perguruan tinggi se-Indonesia. Tjahjoanggoro M.Simengungakapkan saat ini ada 4 (empat) tingkatan golongan klaster versi Kemenristek Dikti,yaituBinaan, Madya, Utama dan Mandiri. Monev hanya dilakukan pada clusterMandiri dan Utamasaja. Saat ini Ubaya sedang menduduki clustertingkat 3 atau Utama.“Jadi evaluasi ini nantinya akan sangat mempengaruhi clusteryang diberikankedepan,”ungkap Tjahjoanggoro.

Penilaian substansi Monev meliputi pelaksanaan penjaminan mutu dan Standart Operasional Prosedur (SOP), manajemen administrasi, laporan keuangan, laporan hasil penelitian, produktifitas wawasan penelitian, konsistensi pendanaan untuk mendukung rencana startegi.Sebelumnya pada bulan November 2017 sudah dilakukan monev pertama bagi LPPM Ubaya. “Untuk Perguruan Tinggi se-Indonesia yang masuk clusterUtama terbilang sedikit. Ubaya merupakan salah satu univeristas yang masuk pada clustertersebut. Hal ini patut dibanggakan,”ungkap Ketua LPPM.

Dr. Drs. Masrukin, M.Si. mengatakanuntuk masuk ke clusterMandiri Ubaya dihimbau agar tetap melaksanakan seluruh SOP yang berlaku. Jika hal tersebut sudah dilaksanakan, maka bisa dipastikan Ubaya dapat menuju ke tingkat Mandiri.Hasil penilaian Tim Monev akan menjadi bahan rujukan Kemenristek Dikti, terkait status clusterUtama LPPM Ubaya. Harapannya LPPM Ubaya dapat meningkatkan cluster nya dari Utaman menjadi Mandiri. (ee)