Upacara Sumpah Pemuda selalu dilaksanakan tiap tahun oleh Universitas Surabaya. disetiap tanggal 28 Oktober. Tahun ini, merupakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-89. Upacara pun digelar dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni upacara yang diikuti seluruh civitas academika Ubaya, diwajibkan mengenakan baju adat, tujuannya tak lain untuk terus melestarikan budaya Indonesia. Tak hanya itu, dalam pelaksanaan upacara barisan dibuat membentuk pulau Indonesia mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa 5enggara sampai Papua, sehingga terbentuklah suatu konfigurasi yang begitu unik.

Konfigurasi ini melambangkan bahwa pemuda pemudi Ubaya harus menjadi sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia. Setiap gugusan pulau yang terdiri dari civitas academika dan juga jajaran petinggi Ubaya akan bersaing dengan memberikan tampilan berupa nyanyian daerahnya masing-masing yang berdurasi selama 1 menit. Serta untuk mengapresiasi semua peserta upacara yang datang, Ubaya memberikan best costume female dan best costume maleyang dimenangkan oleh Fonny Sidik. S,E (Politeknik) dengan pakaian adat Papua dan Aditya Trias Pradana, S.Farm., M.Si., Apt. (Farmasi) dengan pakaian adat NTT.

Tak ketinggalan, amanat pun disampakan oleh Rektor Ubaya, Prof. Ir. Joniarto Parung, MMBAT, Ph.D. “Api sumpah pemuda harus kita ambil dan kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya. “Siapapun yang mengaku sebagai pemuda dan pemudi Ubaya harus bisa menjadi teladan untuk terus memancarkan api sumpah pemuda” susul beliau. Setelah itu tak afdol apabila pada upacara sumpah pemuda untuk tidak menyanyikan lagu bangun pemudi pemuda, serentak seluruh peserta upacara bersemangat bernyanyi. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian beasiswa semester gasal tahun ajaran 2017-2018 yaitu sebanyak 2914 mahasiswa, serta pengukuhan dan pengesahan pengurusan Bemus, Ormawa, MPM, dan UKM.

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan, sebagai pemuda pemudi generasi penerus bangsa sudah seharusnya Kita buktikan bahwa kaum muda Indonesia adalah satu. Satu semangat untuk Indonesia Raya. (el,sas)