Tidak hanya dalam negeri, Ubaya pun terus mengembangkan sayapnya sampai ke mancanegara. Menteri Pertambangan dan Perminyakan, Perdagangan & Hubungan Industrial, Urusan Pemilihan, Keterlibatan Asia - Parlemen Australia Barat Bill Johnston, didampingi oleh beberapa delegasi pemerintah dan perwakilan Australia Barat mengunjungi Ubaya pada 28 September 2017 untuk mendengarkan perkembangan terkini dari Pusat Hak Asasi Manusia (Pusham) Ubaya,yang terakhir kali ditemuinya pada tahun 2014 silam. “Isu hak asasi manusia menjadi semakin jelas dan hangat dalam beberapa tahun belakangan,”ucap beliau dalam kunjungannya di Ruang Rapat Gedung Hubungan Internasional, Ubaya Tenggilis.

Perwakilan dari Pusham pun menjelaskan mengenai kegiatan mereka seperti penelitian di Banyuwangi dan sumbangsihnya dalam perancangan peraturan daerah propinsi Jawa Timur,tentang perlindungan terhadap anak. Selain itu, turut diangkat pula masalah jatuhnya indeks demokrasi Jawa Timur pada tahun 2017 ini.

Dalam pertemuan yang bertepatan dengan perayaan 27 tahun hubungan sister state/provinceantara negara bagian Australia Barat dengan propinsi Jawa Timur ini pun, turut dibahas upaya meningkatkan kerja sama dibidang pendidikan antara Ubaya dengan institusi-institusi pendidikan di Australia Barat baik dalam bentuk pertukaran mahasiswa maupun pengajar.

Johnston juga mengakui ketertarikan atas potensi kolaborasi ini terutama dengan Politeknik Ubaya. “Sistem perkuliahan di Australia dan Indonesia sangat berbeda,” terang Johnston. Beliau meyakini bahwa politeknik bisa menjadi jembatan untuk menyambungkan dua sistem yang berbeda ini. (re1)