Kuliah tamu Fakultas Teknik bertajuk Knowledge & Research Sharing-Energy & Sustainabilty diselengarakan pada Senin, 18 September 2017, dihadiri oleh beberapa mahasiswa dari angkatan 2017, 2016, dan 2015. Kuliah tamu yang dilaksanakan di Gedung PF Lantai 6 ini, menghadirkan Dr. Desti Alkano sebagai pembicara. Beliau merupakan lulusan dari Universitas Groningen Belanda yang juga adalah anggota dari ECADIN (Energy Academy Indonesia).

Beberapa dosen juga turut hadir untuk menemani para mahasiswa. Salah satunya Ketua Prodi dari Teknik Industri, Ir. Markus Hartono, S.T., M.Sc., Ph.D., CHFP., IPM. “Acara ini mengundang seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Teknik Industri Ubaya untuk mengenalkan sebenarnya energi terbarukan itu seperti apa. Karena pembicara berasal dari Eropa yang punya pengalaman banyak tentang pengembangan energi di Eropa,” ucap beliau.

Kesempatan langka ini dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk mendengarkan secara seksama informasi baru yang bisa didapatkan selama kuliah tamu berlangsung. Namun yang cukup menarik yaitu penjelasan mengenai sumber energi terbarukan yang paling sustainable dan reliable di Indonesia. Dr. Desti Alkano mengatakan, “Menurut saya paling sedikit ada dua untuk Indonesia, yang pertama yaitu geothermalresourcheskarena Indonesia memiliki banyak gunung berapi. Kedua adalah sampah organik atau bio gas. Karena setiap hari kita menghasilkan sampah dan permasalahan penambahan TPA (Tempat pembuangan Akhir) di Indonesia semakin urgent.”

Sampah organik begitu melimpah di Indonesia, tidak hanya dari rumah tangga namun juga dari pertanian dan peternakan. Hal ini menjadi potensi besar bagi Indonesia jika ingin mencari sumber energi terbarukan. Diproses dengan bantuan teknologi, diharapkan masyarakat bisa mengolah sampah tersebut menjadi energi terbarukan dan menggunakannya. (re 2)