SURYA.co.id | SURABAYA - Setiap orang pasti suka ketika diberi hadiah. Apalagi jika yang memberi hadiah adalah orang yang dekat, baik teman, sahabat atau orang tua.

Secara umum, hadiah adalah pemberian dari seseorang, sebagai tanda terima kasih, kepedulian, momen yang berulang atau rasa kasih sayang yang begitu besar. Adapun bentuk hadiah itu bisa bermacam-macam, baik dalam bentuk barang yang disukai atau momen tertentu seperti ulang tahun.

Pemberian hadiah mampu memberi sensasi dan memori yang tak terlupakan bagi generasi muda, ketika diberikan secara mendadak atau tak terduga. Kejutan yang diberikan seolah jadi penanda adanya momen spesial dari orang yang menyayangi, baik orang tua, sahabat atau pacar. Hadiah yang tak terduga menjadi sesuatu yang tak terlupakan, disimpan, dan akan diingat seumur hidup.

Momen tak terduga juga dialami Nia Permatasari. Gadis yang kuliah Farmasi di Universitas Surabaya (Ubaya) ini mendapat pengalaman tak terlupakan saat menginjak usia 17 tahun, yakni taburan bunga di kamarnya. Momen ini tak lepas dari rasa sayang sahabat dan orang tua padanya.

Perempuan yang lahir di Cirebon pada 13 Oktober 1997 ini membeberkan, ketika menginjak hari ultah ke-17 pada 2014 lalu, dia tak curiga sedikitpun kalau akan dikerjain. Dia diminta orang tua mengangkat barang di rumah, sehingga tak sekolah.

“Pagi itu saya disuruh ibu bantu mengambil barang di dekat tangga lantai dua. Tak curiga, saya lalu ke gudang rumah,” kata perempuan yang jadi fotografer di tabloid Warta Ubaya ini.

Saat di sebelah tangga, Nia melihat taburan bunga di sepanjang tangga. Ada pula tulisan ‘follow me’ yang memintanya naik ke lantai dua dan ke kamarnya. Dia pun mengikuti taburan bunga hingga ke ranjang kamar. Di atas ranjang dan lantai, taburan bunganya semakin banyak. Di bawah ranjangnya, tergeletak sekira 5 ponsel milik teman-temannya.

“Ketika ponsel-ponsel itu saya buka, saya benar-benar terkejut. Rupanya, di dalamnya ada video ucapan ultah dari teman. Belum habis rasa terkejut saya, teman-teman keluar dari kamar mandi dan memberi ucapan selamat,” papar gadis yang aktif di DPM Farmasi Ubaya ini.

Dia sangat terharu dengan apa yang dilakukan teman-teman dekatnya ini. Betapa tidak, mereka rela membolos sekolah hanya demi datang ke rumahnya dan memberi kejutan ucapan selamat ultah. Begitu pula dengan orang tuanya, yang ikut memberi surprise dan ucapan selamat ultah.

“Momen ini benar-benar tak terlupakan. Tak hanya karena usia 17 tahun saja, namun bagaimana perhatian dan kepedulian teman dekat serta orang tua. Makanya, sampai saat ini, saya masih menjalin persahabatan dengan teman dekat waktu SMA. Bagaimanapun, persahabatan harus tetap dijaga,” pungkasnya.

http://surabaya.tribunnews.com

Copyright
© 2017 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2014/content/news_detail/2055/Kuntum-kuntum-Mawar-Mengarahkan-Mahasiswi-Ubaya-Ini-Ke-Hadiah-Sweet-Seventeen-nya.html