Sharing Teknologi Pelabelan dan Packing and Printing Untuk Industri Kosmetik dan Kreatif baru saja terlaksana pada Selasa, 4 Juli 2017 bertempat di Ruang Rapat FF 2.2. Kegiatan ini diinisasi oleh Fakultas Farmasi Ubaya, yang diikuti oleh dosen Fakultas Farmasi dan Industri Kreatif. Dr. Syarief Riyadi, M. Eng. dari Johnson and Matthew, yang sekaligus merupakan kolega dari Dr.Dra. R.R. Christina Avanti, M.Si., Apt. didaulat membagikan pengalamannya selama bertahun-tahun berkiprah di Belanda.

Dalam presentasinya yang bertajuk Science Meets Market, Syarief memaparkan mengenai Automotive Black Obscuration yang merupakan pasar utama yang ditawarkan Johnson and Matthew. “Black Obscuration merupakan pelindung lem warna hitam pada kaca mobil. Warna hitam dipilih agar sinar matahari dapat terserap dan tidak mengurangi rekatnya lem”, jelas Syarief. Selain menjelaskan komponen kimia yang terlibat serta proses pengujian dan peluncuran produk, Syarief menekankan pentingnya Research and Development dalam penjualan, “Belanda sendiri menginvestasikan cukup besar untuk R&D. Untuk pengembangan produk, memang berbagai bidang ilmu harus bekerja secara sinergis”.

Syarief sendiri memaparkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk kembali ke tanah air. “Saat ini saya dan istri saat ini sedang melakukan survey untuk menentukan target pasar yang akan kami bidik nantinya di Indonesia”. Menurut Beliau sendiri potensi Indonesia sangat kuat, hanya diperlukan kemauan yang kuat. “Harus ada korelasi kuat antara fundamental research dan applied research. Untuk menguasai pasar, bukan hanya penjualan namun juga pengertian dasar produk harus dikuasai”, tegas Syarief. (liv)