Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya tak hanya terkenal akan program studi yang ditawarkan, namun juga akan gebrakan yang dibuat mahasiswanya. E-GAMES 2017 merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh KSM Ilmu Ekonomi FBE Ubaya. Kompetisi ini sukses terlaksana pada Selasa-Kamis, 21-23 Maret 2017. Selain sudah menjadi tradisi, E-GAMES sendiri diciptakan sebagai wadah bagi para siswa SMA seluruh Indonesia untuk mengasah wawasan sekaligus menumbuhkan pengalaman melalui kompetisi yang sportif dan sehat.

Peserta lomba berasal dari beberapa daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Balikpapan, Bali, hingga Maumere. Pada hari pertama, agenda peserta cukup padat dengan berbagai babak yang telah disiapkan. Brain Wars, Role Play, dan juga Rally Gamesmerupakan tiga kegiatan utama peserta pada babak pertama. Mulanya, terdapat 81 tim yang akan beradusecara online. Dari 81 tim, diseleksi menjadi 54 tim yang berkompetisi di Ubaya Tenggilis. Rally gamesdimulai sejak pukul 09.00 danberlokasi di kampus Ubaya Tenggilis. "Saat permainan, para peserta sangat kritis dalam menjawab soal, mereka juga tanggap dan cerdik", ungkap Natalia Feyun,selaku ketua panitia E-GAMES 2017.

Pada hari Rabu, 22 Maret 2017, 24 tim yang lolos di babak pertamaselanjutnya masuk ke babak Invest. Ada 4 tim yang maju ke babak semifinal yang disebutbabak Ezzle. Padababak ini, peserta disuguhkan 35 soal umum seputar ekonomi, dan 10 soal bonus. Tersedia pula game board sebagai media lombanya, jika peserta bisa menjawab dan benar, maka berhak untuk mendapatkan potongan puzzle yang telah disediakan. Empat tim yang berhak masuk ke babaksemifinal adalah dari SMA Kr. Petra 1, SMA Frateran Maumere, SMA Kr. Petra 2, dan SMA Kr. Petra 5. Berikutnya 4 tim masuk ke babak final yang disebut babak snapword.

Drs. Ec. Bambang Budiarto, M.Si. selaku Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FBE Ubaya, memberikan apresiasi dalam penutupan E-GAMES 2017, pada hari Kamis, 23 Maret 2017. Dalam sambutannya, Bambang mengaku sangat bangga dengan E-GAMES saat ini. "Di tahun 2007, saat E-GAMES pertama kalidiadakan, game-nya hanya 1 dan hanya 1 hari saja. Sekarang bahkan dapat melibatkan KSM, game-nya pun semakin beragam". Bambang juga mengapresiasi partisipasidan antusiasme dari peserta. Pasalnya, kali ini banyak peserta yang berasal dari luar pulau, tak hanya dari Pulau Jawa saja. “Saya harap kalian semua kedepannya juga ikut banyak kepanitiaan, minimal nanti kalau sudah lulus punya bekal", pesan Bambang.

Juara I diraih oleh SMA Kristen Petra 2 Surabaya, Juara II diraih oleh SMA Kristen Petra 5Surabaya, Juara III diraih oleh SMA Kristen Petra 1 Surabaya, dan juara harapan 1 diperoleh oleh SMA Frateran Maumere. Masing – masing juara mendapat beasiswa potongan UPP, goodie bag dari Bantex, sertifikat serta uang tunai sejumlah Rp 3.500.000 untuk juara I, Rp 2.500.000 untuk juara II, serta Rp 2.000.000 untuk juara III. Juara Harapan I juga mendapat uang tunai sebesar Rp 1.000.000.

Natalia Feyun mengatakan bahwa dirinya dan mahasiswa lain yang tergabung di KSM IE memiliki harapan yang besar akan kompetisi ini, "Sebagai mahasiswa ekonomi, kami ingin ikut serta dalam membangun generasi dini yang peka terhadap ekonomi Indonesia maupun dunia”. Ia pun berharap agar E-GAMES berkesandan bermanfaat bagi pesertanya. “Kami juga berharap dengan acara ini, nama Ubaya sendiri dapat melambung ke seluruh Indonesia”, tutup Natalia. (sas, bls)