SEMINAR “RESEP MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI BISNIS DI ERA KONSEPTUAL” BY ANDRE SOENJOTO (OWNER DE BOLIVA)
24 FEBRUARI 2017
 

Pada tanggal 24 Februari 2017, Pascasarjana FBE UBAYA melalui Leadership Club 8th Generation mengadakan seminar bertemakan “RESEP MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI BISNIS DI ERA KONSEPTUAL”. Acara yang diketuai oleh Adhika Putra  tersebut menghadirkan pembicara utama Bapak Andre Soenjoto, BA, selaku pemilik / owner dari De Boliva Ice Cream Kitchen & Lounge yang dimoderatori oleh Ibu Prita Ayu Kusumawardhany S.E.,M.M. selaku dosen Fakultas Bisnis & Ekonomika Universitas Surabaya. Seperti yang kita ketahui De Boliva merupakan salah satu contoh usaha di bidang kuliner, khususnya es krim yang cukup sukses di Surabaya. Bisnis kuliner tersebut awalnya  merupakan homemade industry yang sudah dirintis sejak tahun 1990. Kesuksesan yang diraih oleh Bapak Andre ini dibuktikan dengan 5 gerai De Boliva yang telah tersebar di berbagai daerah di Surabaya.

Acara seminar dibuka dengan pemberian kata sambutan dari Bapak Putu Anom selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen Universitas Surabaya. Acara dilanjutkan dengan pembacaan biografi singkat Bapak Andre oleh moderator acara. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi pemberian materi seminar yang disampaikan oleh Bapak Andre Soenjoto yang merupakan owner De Boliva. Bapak Andre membagikan pengalaman beliau dalam bisnis kuliner. Beliau menjelaskan membuka bisnis restoran tidak selamanya berjalan dengan mulus, banyak rintangan yang harus beliau hadapi selama membuka bisnis kulinernya. Bapak Andre memberikan tips- tips yang dianggap penting dalam menjalankan bisnis kuliner antara lain:
1. Fokus dengan bisnis yang akan kita geluti
2. Produk yang dijual harus unik, limited, serta spesifik.
3. Terus menerus mencoba kombinasi serta inovasi yang baru.
4. Senantiasa bisa menjaga/ maintaining usaha kita.
5. Be Creative, Think Smart, Realize Your Idea.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga eksistensi bisnis usaha kuliner antara lain menjaga kualitas produk makanan, product knowledge dan survey berkelanjutan. Dalam bisnis kuliner, kualitas produk merupakan faktor yang harus kita utamakan. Kita harus terus memastikan bahwa kualitas makanan yang dijual kepada konsumen selalu dalam kondisi yang baik. Kualitas produk yang buruk bisa menyebabkan hilangnya kesetiaan pelanggan dan beralih ke kompetitor. Efisiensi biaya sangat diperlukan untuk mengurangi biaya yang berkaitan dalam menjaga kualitas produk. Setiap karyawan juga harus memiliki product knowledge. Mereka harus tahu standar kualitas produk yang dijual. Dengan memiliki product knowledge yang memadai, kesalahan atau penurunan kualitas dapat dengan cepat diantisipasi dan dicegah. Survei yang berkelanjutan juga penting untuk dapat mengetahui konsistensi kualitas produk yang dijual dan tren demand konsumen.

     Para peserta seminar sangat antusias dengan materi – materi yang disampaikan oleh Bapak Andre. Pada sesi tanya jawab, para peserta terlihat sangat antusias mengajukan pertanyaan. Dimas Darmanto, mahasiswa Magister Akuntansi angkatan 16 menuturkan “Seminar ini memberikan pembelajaran yang sangat bermanfaat. Mengelola bisnis akan menjadi lebih mudah jika kita bisa fokus terhadap bisnis yang kita jalankan. Strategi bisnis yang tepat akan membuat bisnis menjadi cepat berkembang”. Hal senada diungkapkan oleh Tommy Koputra, mahasiswa Magister Manajemen angkatan 51. Tommy menuturkan bahwa penjelasan oleh Pak Andre memberikan pembelajaran yang sangat bermanfaat. Materi yang disampaikan detail, cukup jelas, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari.


     Di akhir acara seminar, Bapak Putu Anom selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana FBE UBAYA menyerahkan cinderamata berupa plakat dan sertifikat kepada Bapak Andre Soenjoto yang dilanjutkan dengan sesi acara foto bersama.