Accounting Challenge merupakan olimpiade akuntansi yang ditujukan bagi seluruh mahasiswa seluruh Indonesia sebagai salah satu rangkaian dari acara Brawijaya Accounting Fair (BAF) 2016. Kompetisi ini diadakan pada tanggal 14-16 November 2016 oleh Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dan diikuti oleh 25 tim yang telah lolos dari tahap online preliminary. Fakultas Bisnis dan Ekonomika Jurusan Akuntansi Ubaya mengirimkan 3 tim untuk mengikuti kompetisi ini dan ketiga tim ini berhasil lolos dari tahap online preliminary tersebut.

Dari kelima tahap BAF kali ini, tahap final yang paling menegangkan. Dari 25 tim hanya ada empat yang berhasil lolos ke final yang bertema “Are You the Chosen One?”. Tim Ubaya satu dari empat tim yang lolos dengan nilai tertinggi. Capaian yang luar biasa bagi mahasiswa  Jurusan Akuntansi Ubaya.  Final BAF 2016,  peserta harus melalui dua tahapan, pertama Watch Your Steps, terbagi menjadi 2 stages, yang pertama take your chance yang mewajibkan tiap tim untuk memilih amplop yang berisi soal dan harus menjawab soal tersebut dan yang kedua get it or lose it yang menyediakan berbagai soal untuk dijawab oleh tim yang paling cepat membunyikan bel. Pada tahap ini Tim UBAYA lagi lagi mampu menjadi bintang dalam perlombaan dengan meraih nilai tertinggi.

Tahap kedua dalam final, bertema Claim Your Throne, yang mewajibkan keempat tim yang lolos untuk debat dengan topik yang telah disediakan. Tim UBAYA mendapatkan topik “Digitalisasi Pelaporan Pajak” dan berhadapan dengan STIE Perbanas. Keesokan harinya pada acara penutupan, pengumuman dibacakan Puji Tuhan tim UBAYA berhasil menjadi juara pertama BAF 2016, juara 2 diraih Universitas Tarumanagara, juara 3 Universitas Widya Mandala, dan juara harapan 1 STIE Perbanas.

Perjalanan panjang untuk bisa sampai menjadi juara I. Peserta harus melalui 5 tahap yang tergolong sulit. Mulai tahap pertama adalah tahap Preliminary “Time to Prove” yang dilakukan secara tertulis untuk menyaring dari 25 tim yang lolos menjadi 8 tim. Tahap kedua yaitu semifinal “See You on the Peak”. Tim UBAYA berhasil masuk 2 tim dengan peringkat kelima dan ketujuh.  Universitas lain yang lolos ke babak 8 besar ini diantaranya adalah Politeknik Keuangan Negara STAN, Universitas Widya Mandala 2 tim, Universitas Tarumanagara 2 tim, dan STIE Perbanas. Tahap semifinal ini sendiri terdiri dari 2 sesi, yaitu Beat the Cyclone dan Faster is Better. Sesi Beat the Cyclone mewajibkan peserta untuk mengerjakan satu siklus akuntansi mulai dari jurnal umum hingga laporan keuangan secara tim dan terkomputerisasi. Lalu sesi kedua, Faster is Better, peserta diminta untuk menebak logo-logo perusahaan yang berkaitan dengan tema kompetisi ini kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan soal-soal dengan jumlah sesuai dengan jumlah logo yang berhasil ditebak dan soal-soal yang ada hanya terkait akuntansi keuangan, akuntansi biaya dan akuntansi manajemen, perpajakan, dan audit.

Sambil menunggu pengumuman pada esok hari, peserta diajak berkeliling Kota Malang dari pagi hingga siang (Lost in Malang) sambil melakukan permainan di pos yang telah disediakan panitia. Acara ini berjalan cukup menyenangkan. Malam harinya acara awarding, yaitu A Night to Remember yang merupakan acara makan bersama dan pengumuman pemenang kompetisi ini sekaligus pemberian penghargaan kepada peserta teramah yaitu Yessica, peserta tergemas yaitu Yulia, dan penghargaan peserta tercinta diraih Inglan.