Memasuki usia ke 1, Marvel City Mall menggandeng Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya untuk kolaborasi pameran produk start up karya mahasiswa. Pameran ini sejak Senin, 28 November 2016 sampai Kamis, 1 Desember 2016. Bertempat di hall lantai 1, setiap harinya minimal terdapat satu suguhan performance diantara dance, akustik, dan Disk Jockey (DJ). Dance ditampilkan oleh Ubaya Dance Crew. Sedangkan, akustik dibawakan oleh mahasiswa aktif FIK Ubaya. Penampilan DJ berasal dari alumni Desain Manajemen Produk angkatan 2010.
 
    Delapan stand karya mahasiswa yang telah memiliki start up di bidang life style. Masing-masing stand menyuguhkan produk yang berbeda-beda. Mulai dari tas, ransel, sepatu, jam tangan, hingga desain visual. Semua dipamerkan lengkap dengan brand unggulan masing-masing. Produk start up ini telah dipasarkan melalui media sosial baik instagram, twitter, facebook, whatsapp, dll. FYI, beberapa mahasiswa sudah merilis bisnis start up sejak bulan lalu, bahkan ada yang dari tahun 2014. Salah satu mahasiswa bernama Endmart Yustitia, mengatakan "Nama produk kita adalah Pocket. Pocket berarti kantong, dan berfungsi untuk menampung ide-ide yang ada". Produk pocket ini menawarkan tas ransel polos dan bermotif dengan harga 100-130 ribu rupiah.

    Selain memamerkan produk, mahasiswa FIK juga mempresentasikan produknya secara unik. Presentasi ditampilkan dalam bentuk dance, musikal, drama, dan sebagainya. Penilaian meliputi kreativitas, jumlah supporter, dan interaksi kepada audience. Penilaian ini berlangsung mulai tanggal 29 November 2016-1 Desember 2016. Terdapat 2 juri yang akan memberi penilaian yaitu Prayogo Widyastoto Waluyo S.Pd., M.Sn. dan dari pihak Marvel City.

    "Mereka termasuk mahasiswa aktif, namun sudah menciptakan brand sendiri. Mereka harus siap diuji coba untuk bersaing di dunia luar, dengan begitu, mereka dapat mempraktekkan apa yang sudah didapat di kampus melalui brand start up ini" ungkap juri Prayogo Widyastoto. Ketua acara yakni, Galih Phuja Argian turut menyampaikan harapannya. “Semoga mahasiswa disini dapat menginspirasi temannya untuk membuat start up. Setidaknya, mereka berusaha mencoba bisnis sendiri,” tutur mahasiswa FIK jurusan Desain Manajamen Produk angkatan 2013.
nis sendiri," tutur mahasiswa angkatan 2013 itu.