Menjelang tahun ajaran baru 2016‒2017, Ubaya telah membuka pendaftaran calon mahasiswa baru. Oleh sebab itu, diadakan Tes Potensial Akademik (TPA) peserta regular periode April guna mencari bibit unggulan. Pada tes TPA kali ini terbagi atas dua golongan, yaitu peserta tes kedokteran dan tes non kedokteran yang jumlah pesertanya sebanyak 112 orang, dengan perincian 90 peserta tes non kedokteran dan 22 peserta tes kedokteran. Untuk tes kedokteran sendiri merupakan suatu peristiwa bersejarah mengingat fakultas ini baru saja diresmikan.

“Persiapan yang saya lakukan seperti mengerjakan soal-soal prediksi Tes Potensial Akademik. Perasaan saya saat ini santai saja,” ujar Nia Noviana, salah satu peserta tes TPA yang berasal dari SMAN 3 Bogor.

Tes ini diselenggarakan pada 17 April 2016 di ruang PF 05.01, kampus Ubaya Tenggilis. Pada tes non kedokteran, peserta tes dibebaskan untuk memilih dua jurusan yang mereka minati di Ubaya. Sedangkan untuk tes Fakultas Kedokteran, dibagi menjadi 4 tahap, yaitu Tes Potensial Akademik (TPA), tes psikologi, tes kesehatan, dan wawancara. Persiapan untuk tes kedokteran dilakukan cukup ekstra, karena dari segi soal yang diujikan pun berbeda dari Tes Potensial Akademik pada umumnya.

“Tujuan Tes potensial akademik (TPA) yaitu untuk mengetahui potensi calon mahasiswa sebelum diterima kuliah di sini, karena Ubaya sendiri mempunyai kriteria tertentu untuk menerima mahasiswa, jadi tidak asal terima saja,” ujar Jaya Suteja S.T, M.Sc, selaku ketua panitia TPA. Beliau membeberkan bahwa kriteria tertentu tersebut berupa penguasaan kemampuan Bahasa Inggris yang baik, pengetahuan umum yang luas, serta nilai rapor SMA yang stabil. Pada masing-masing golongan, terdapat perbedaan soal yang diujikan. Untuk tes non Kedokteran, para siswa hanya diberi soal dengan tipe pemahaman logika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika dan pengetahuan umum. Lalu untuk tes Kedokteran sendiri terdapat penambahan materi berupa pelajaran Biologi dan Kimia.

Jaya juga menghimbau agar ke depanya, calon mahasiswa haru mendaftar pada jauh-jauh hari sebelum tes dimulai. Hal ini dilakukan untuk menghindari oknum curang seperti calo, makelar, ataupun joki. (sr)