JAKARTA – Lima universitas di Indonesia dianggap memiliki penyumbang artikel penelitian terbaik versi Research Papers in Economics (RePEc)-Ideas Rangking 2015. Bahkan di Indonesia sendiri, tercatat sebanyak 104 institusi yang terdaftar di RePEc.

Lantas universitas mana saja di Indonesia yang memiliki artikel atau jurnal ilmiah penelitian terbaik yang tercatat di dinding RePEc-Ideas Rangking per Mei 2015.

1. Universitas Padjajaran

Fakultas Ekonomi, Universitas Padjajaran (Unpad), meraih skor 3.44 dengan 32 penulis dan artikel ilmiah yang sudah dishare sebanyak 31 kali.

2. Universitas Indonesia

Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia (UI) dengan skor 1.58 dengan jumlah 29 penulis/peneliti dan jurnal ilmiah yang sudah dishare sebanyak 24.5 kali.

3. SMERU Reseach Institute, Jakarta

SMERU Reseach Institute, Jakarta, mendapatkan nilai 1.98 dan dengan jumlah penulis tiga orang dan sudah tiga kali di publikasikan artikel ilmiahnya.

4. Universitas Gadjah Mada

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan skor 9.6 dan terdapat tiga penulisan jurnal penelitian dengan sudah mengorbitkan sekira tujuh kali.

5. Universitas Surabaya

Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Surabaya, dengan skor 12.06, adapun artikel jurnal yang ditulis merupakan karya tiga peneliti dan sudah dishare sekira tiga kali.

Selain lima universitas di Indonesia yang mendapatkan penilaian dari RePEc-Ideas Rangking 2015. Beberapa lembaga penelitian di Tanah Air juga mendapatkan porsi penilaian yang sama dari RePEc-Ideas Rangking.

Antara lain, Center for Economics and Development Studies, Fakultas Ekonomi Unpad. Jakarta Office-World Bank, lalu Centre for Stategic and international (CSIS), Economic Research Institute for Asean and Eas Asia (ERIA) dan International center for Applied Finance and Economics (InterCafe) IPB.

“Publikasinya dilihat, berapa banyak dan berapa impact-nya. Impact itu berapa banyak dikutip sama orang. Jadi sitasi,” jelas Direktur Center for Economics and Development Studies (CEDS) Unpad Arief Anshory Yusuf, Rabu (1/7/2015), di laman Unpad.

RePEc-IDEAS sendiri merupakan database penelitian di bidang Ilmu Ekonomi yang mencakup artikel penelitian, peneliti, penulis, dan institusi. Hingga saat ini, tercatat setidaknya sebanyak 1,7 juta artikel penelitian dari 45 ribu peneliti dari 84 negara yang masuk dalam database ini. Artikel penelitian terdiri dari working papers, journal articles, software components, chapters, dan, books.

Di Indonesia sendiri, terdapat sebanyak 104 institusi yang terdaftar di RePEc. Adapun, staf peneliti FEB Unpad yang tercatat di sana adalah berjumlah 42 orang, dengan ratusan working papers dan journal articles.

Bukan hanya ranking berdasarkan institusi penelitian, setidaknya tiga peneliti dari Unpad masuk dalam 25% top authors in Indonesia. Mereka adalah Arief Anshory di posisi ke-5, Armida Alisjahbana di posisi ke-12, dan Arief Ramayandi di posisi ke-16. Arief Anshory sendiri berada di posisi 146 untuk author di Asia.

“Saya mengharapkan kita bisa lebih baik lagi. Caranya, publikasi saja sebanyak-banyaknya. Saya harapkan juga, fakultas-fakultas lain mempunyai sistem yang mirip. Karena kita bisa seperti ini salah satunya karena kita punya working papers dari yang sudah lama, yang terintegerasi sejak tahun 2000-an,” ujar Arief yang juga dosen dan peneliti FEB Unpad ini.

(MSR)