suarasurabaya.net - Rencana pembangunan Trem yang akan beroperasi tahun 2018 di Kota Surabaya diharapkan tidak hanya mampu mengatasi masalah kemacetan saja.

Namun, adanya Trem di Kota Surabaya juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

Menurut Firman Pakar Ekonomi Perkotaan Universitas Surabaya (UBAYA), keberadaan Trem bisa mendongkrak perekonomian Kota Surabaya jika rutenya melewati jalur-jalur perdagangan.

Dirinya juga berharap, agar keberadaan Trem tersebut tidak hanya mengangkut manusia saja, namun juga mampu mengangkut barang-barang.

"Kalau ingin mengangkat perekonomian masyarakat, rute Trem tersebut harus melewati pasar-pasar yang ada di Surabaya. Misalnya lewat pasar Praban, atau pasar Turi. Sehingga ada efisiensi biaya untuk pengangkutan barang dari produsen ke pasar-pasar tersebut," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Minggu (28/6/2015).

Dirinya menjelaskan hal itu dengan catatan Trem tidak lebih mahal daripada angkutan umum lainnya atau kendaraan pribadi.

"Kalau ternyata Trem lebih mahal ya sama saja. Peningkatan ekonomi tidak akan terjadi melalui adanya Trem ini," katanya.

Firman berharap dengan adanya Trem di Kota Surabaya ini mampu memunculkan persaingan yang sehat dengan angkutan umum lainnya.

"Trem ini dibuat untuk menciptakan kenyamanan penggunanya. Semoga angkutan umum lain seperti angkot juga bisa menawarkan kenyamanan tersebut," pungkasnya. (dop/dwi)

Editor: Dwi Yuli Handayani
 
Sumber: SuaraSurabaya.Net