Memberi pemahaman nyata tentang apa yang ada di dunia praktik, Politeknik Ubaya kembali memberikan metode pembelajaran Learning Beyond the Classroom melalui kegiatan Industrial Visit dan Study Tour. Bertempatan di Jogjakarta, kunjungan ini diadakan dengan tujuan melengkapi pembelajaran yang ada di dalam kelas.

 
Kegiatan yang dilaksanakan pada 28 Januari 2013 silam ini diikuti sekitar 180 mahasiswa dari lima program studi (prodi) yaitu akuntansi, perpajakan, sekretari, Manajemen Pemasaran dan Foreign Business Language (FBL) yang berlangsung selama tiga hari. PT Mirota KSM, PT Mirota Indah Indonesia (Manna Bakery), Sentra Kerajinan Tangan Jogjakarta, dan Sentra Kerajinan Perak Jogjakarta adalah tujuan industri yang dipilih untuk dijadikan obyek pembelajaran. Industri besar dan Industri Kecil Menengah (IKM) sengaja dipilih sebagai tempat pembelajaran agar mahasiswa bisa mengerti dua karakter industri yang berbeda. Dalam kegiatan ini, Politeknik Ubaya juga memberikan waktu khusus untuk mengunjungi obyek-obyek wisata seperti jalan-jalan ke Malioboro, Bringharjo, Taman Sari, Kasongan, dan Pantai Parang Tritis. Ini ditujukan agar mahasiswa dapat berekreasi sekaligus berinteraksi satu dengan yang lain.
 
Ir Benny Lianto MMBAT selaku Direktur Politeknik Ubaya menyatakan bahwa Industrial Visit ini memiliki beberapa tujuan, “Selain memberikan pemahaman tentang proses kerja industri real, kegiatan ini dijadikan wadah untuk melatih dan membentuk professional mahasiswa serta menjadi media pengakraban mahasiswa antar prodi agar dapat menjadi satu keluarha Politeknik Ubaya,”tutupnya. (zah/wu)