Tak sia-sia persiapan akreditasi yang dilakukan D3 Akuntansi Politeknik Ubaya sejak tahun 2011 ini, berkat usaha keras dari berbagai pihak mulai dari pimpinan, Dosen dan Mahasiswa ini akhirnya berbuah manis. Mendapat predikat A dalam akreditasi, D3 Akuntansi Politeknik Ubaya tidak lantas berpuas diri. Akreditasi dengan predikat A yang baru saja disabet oleh Program Studi Akuntansi ini bukan akhir dari perjuangannya,melainkan awal untuk terus berpacu dan sebuah motivasi untuk menjadi semakinlebih baik lagi.

Prodi Akuntansi melakukan peningkatan mutu pembelajaran dengan mengubah kurikulum lama dengan menggunakan kurikulum baru yang disebutKKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). “Kita memonitor pelaksanaan sampai dengan penyusunan soal ujian untuk dosen agar mengacu pada standar yang ada di kurikulum KKNI. Apabila soal Ujian yang dibuat dosen tidak sesuai dengan standar KKNI maka soal tersebut harus dikoreksi terlebih dahulu,” ujar Ir. Drs. Setiadi Alim Lim, Ak.,M.Ak., selaku Ketua Program Studi(Kaprodi)Akuntansi Politeknik Ubaya.Selain itu, penilaian yang dilakukan tidak terlepas dari nilai soft skillyang dimiliki Poltek Ubaya yaitu integritas, adaptasi,dan disiplin. Contohnya berupapengurangan nilai apabila Mahasiswa terlambat hadir dalam perkuliahan. Selainprogrammagang semester 5 yang sudah diwajibkan,prodi Akuntansi juga memiliki program magangkhusus,yakni magang secara sukarela yang dapat dilakukan Mahasiswa mulai dari semester 3. Tujuannya agar dapat memonitor pengguna,dalam hal ini perusahaan yang bekerja sama dengan Prodi Akuntansi,mengenai kinerja dari Mahasiswa D3 Akuntansi Politeknik Ubaya.

Kerja keras yang dilakukan bukan semata-mata untuk mendapat hasil yang baik dalam akreditasi, namun Program Studi Akuntansi benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai pendidikan vokasi yang berbeda daripada pendidikan vokasi yang lain. “Pendidikan vokasi biasanya identik dengan praktek namun pada pelaksanaannya perkuliahan D3 sering disamakan dengan perkuliahan S1. Dalam hal ini D3 Akuntansi Politeknik Ubaya betul-betul menitikberatkanpada praktek sehingga hal ini membedakan D3 Akuntansi Politeknik Ubaya dengan D3 Akuntansi yang lain,” papar kaprodi Akuntansi ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya program magang yangdiikuti bukan oleh Mahasiswasaja, namun beberapa Dosen juga diwajibkan untuk magang dalam keanggotaanProfesi Ikatan Akuntan Indonesia agar mengetahui secara langsung teknis praktek. Hal ini dilakukan supayailmu yang diajarkan benar-benar sesuai dengan acuanpraktek dan ilmu yang terkini dan relevan.

“Dengan predikat A ini, kita tidak boleh besar kepala dan berpuas diri karena predikat A bukanlah akhir dari segalanya. Dengan Akreditasi A ini harapannya Dosen dan Mahasiswa lebih termotivasi dan terpacu lagi untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Agar kedepan D3 Akuntansi Politeknik Ubaya bisa lebih baik lagi,” tandas pria ini seraya menutup wawancara. (akt)