Fakultas Farmasi Ubaya patut bangga akan prestasi yang diraih. Maret 2012 silam, Fakultas Farmasi mendapatkan akreditasi A sesuai keputusan DIKTI. Ini merupakan gelombang pertama dalam penilaian akreditasi untuk program profesi apoteker. Awalnya, akreditasi untuk prodi

Fakultas amat terbuka untuk diskusi, baik melalui kritik ataupun saran. Mahasiswa bisa mengungkapkan permasalahan dalam bentuk dialog sehingga fakultas juga bisa selalu mengevaluasi kinerjanya hingga membantu dalam penilaian kali ini.

Penilaian ini juga tidak luput dari bantuan Quality Assurance (QA) yang dimiliki Ubaya sebagai penjamin mutu pembelajaran. Semua SDM pengajar yang dimiliki telah memenuhi standard kompetensi apoteker. Proses pembelajaran dilakukan dengan cara pendampingan serta pengadaan simulasi sehingga dapat memberikan nilai lebih kepada lulusan dalam bidang apotek, rumah sakit, pemerintahan, dan industri. Mahasiswa juga diberikan kesempatan lagi untuk mempelajari lebih dalam minimal satu di antara empat bidang tersebut. “Semoga mahasiswa dapat mendalami keempat-empatnya sehingga memiliki pemikiran kritis untuk menganalisa dan menyelesaikan permasalahan secara mendalam dengan basis ilmu, penelitian, dan fakta,” tutur Dra Nani Parfati Ms Apt, Dekan Farmasi. Mahasiswa juga diharapkan sanggup berinteraksi dengan masyarakat luas dalam cara penggunaan obat yang baik dan membaca peluang pasar.

Fakultas juga berbangga karena banyak mahasiwa sebelum lulus telah diminta oleh berbagai lembaga. Jejaring kerja sama telah dijalin baik dalam negeri maupun luar negeri, diantaranya dengan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, BPOM, Kimia Farma, berbagai Apotek, Rumah Sakit Tipe A dan Industri Farmasi di Jawa, Bali, dan Sumatra. profesi hanya mengikuti hasil dari akreditasi S1. “Program Apoteker Ubaya terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan stakeholdernya,” ujar Nani.

Sejak didirikan pada tahun 1989, program apoteker Ubaya belum menerima lulusan dari luar dikarenakan peminat dari lulusan Farmasi Ubaya sendiri sudah cukup banyak. Namun prodi apoteker kali ini membuka peluang bagi lulusan dari univeritas lain untuk mengikuti program profesi periode April 2012. (mdi/wu)