Kian hari kian banyak universitas yang berlomba-lomba mempertahankan kualitas dan mutunya. Sebab universitas dengan kualitas dan mutu yang baik pasti memiliki nilai plus di mata masyarakat. Apalagi universitas tersebut memiliki standar sistem yang sudah dijaminkan layaknya Ubaya.

Dimulai sejak hari Senin, 20 Februari 2012 lalu Ubaya menjalani proses audit atau pemeriksaan. Disinilah dapat terlihat bagaimana standar kerja yang telah dijaminkan dengan kenyataan di lapangan. ”Ubaya sudah memiliki standar ataupun sistem yang efektif dan efisien,” tukas Hasnop Putra, Ir., Lead Auditor dari PT. Bureau Veritas Indonesia. Beliau dan dua rekannya yang kali ini melakukan audit atas standar kerja yang ada di Ubaya. Menurutnya, sistem maupun standar kerja yang ada di Ubaya tidak rumit. Selain itu, dokumentasi di Ubaya sudah menggunakan database sehingga hemat kertas (paperless).

Menurut pria ramah ini, prosedur kerja di Ubaya sudah lengkap. ”Pihak Ubaya hanya perlu mempertahankan dan menjalankan sistem yang sudah ada secara konsisten,” ujar Hasnop. Dengan adanya standar prosedur kerja yang jelas juga memudahkan karyawan untuk menjalankan pekerjaannya. Sebab masing-masing pekerjaan sudah ada standar dan prosedur yang jelas.

Dengan adanya penjaminan standar kerja, pihak universitas memiliki image yang baik di mata masyarakat umum. Ada pula dampak langsung dari standar kerja yang jelas, para stakeholder dapat menikmati fasilitas yang ada dengan nyaman. Contohnya saja mahasiswa yang ingin mengajukan komplain, mereka sudah tahu harus mengajukan komplain kemana dan pihak Ubaya sudah tahu bagaimana prosedur menanggapi komplain tersebut. Contoh lainnya yaitu adanya schedule yang sudah tersusun rapi berkat standar kerja yang tertata apik.

Sebenarnya kehadiran standar kerja tidak membebani karyawan dalam suatu badan. ”Standar kerja yang bagus justru sangat membantu memperlancar kegiatan operasional suatu universitas,” tutupnya. Beliau juga berharap supaya Ubaya mampu mempertahankan konsistensinya selama ini. (tif/asp/wu)