Baru-baru ini masyarakat Indonesia bahkan dunia dibuat heboh dengan kabar terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Masyarakat dibuat was-was terkait celotehan-celotehan selama kampanye calon presiden yang diusung oleh Partai Republik ini. Bahkan sudah banyak isu yang mencuat terkait keadaan perekonomian dunia dan Indonesia yang akan sangat terpengaruh dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Sebagai dosen di Fakultas Bisnis dan EkonomikaUbaya, Firman Rosjadi D., S.E., M.T pengamat bisnis international sekaligus perekonomian Indonesia memberikan pendapatnya berkaitan topik ini.

Q : Bagaimana sosok Donald Trump menurut bapak?

A : Dari pernyataan-pernyataan Donald Trump, menurut saya dia adalah sosok yang ingin melindungi dan membangkitkan perekonomian Amerika Serikat yang dalam beberapa tahun relatif lemah. Belakangan ekonomi Amerika berupaya tumbuh, sehingga Trump dalam kampanyenya ‘berjualan’ tentang proteksi terhadap perekonomian Amerika agar bisa kembali kuat.

Q : Dengan terpilihnya Donald Trump, bagaimana perekonomian Indonesiasecara makro?

A : Jika memang kebijakannya menjadi lebihprotektif, ada kemungkinanAmerika akan cenderung menutup diri, misalnya lebih mendahulukan perusahaan-perusahaan di Amerikadi perekonomian domestiknya. Bisa saja misalnya dia akan mengurangi kuota pembelian bahan-bahan tekstil dari negara-negara berkembanguntuk lebih memberi kesempatan perusahaan lokal meningkatkan produksi. Tentunya itu akan berpengaruh ke arah yang kurang menguntungkan bagi Indonesia.

Q : Apa ada dampak positif bagi perekonomian Indonesia?

A : Sebenarnya ada, jika kebijakan Trump adalah mendorong perusahaan-perusahaan Amerika untuk keluar dan berinvestasi di banyak tempat. Contohnya kerjasama dengan pengusaha Indonesiaseperti HaryTanoesoedibjo. Trump sudah menggandeng Hary Tanoesoedibjo untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Jika Trump juga mendorong para pebisnis AS untuk berinvestasi di Indonesia,maka potensi investasi Amerika di Indonesia akan semakin besar. Dan itu akan menguntungkan Indonesia juga.

Q : Apakah dengan akan berpengaruh pada sisi ekspor / impor pak?

A : Tentu saja, misalnya seperti tadi karena biasanya Amerika impor tekstil dalam jumlah besar dari negara berkembang termasuk Indonesia, jika kebijakannya nanti adalah mengurangi impor dan membeli dari perusahaan-perusahaan Amerika sendiri sebagai tindakan menutup diri itu tadi, maka ekspor Indonesia tentu juga terpengaruh karena Amerika pasar yang besar. Tetapi itu dengan catatan jika Trump benar-benar melaksanakan gagasannya untuk lebih mendahulukan ekonomi Amerika, konsekuensinya secara umum dia akan cenderung menutup diri daripada sebelumnya.

Q : Apakah akan berdampak terhadap suku bunga Amerika Serikat?

A : Jika Trump ingin meningkatkan ekonomi Amerika, maka Trump bisa mendorong penurunan suku bunga. Beberapa waktu terakhir otoritas moneter Amerika mengisyaratkan akan meninjau suku bunga, dan ada kemungkinan suku bunga akan dinaikkan.

Q : Mengapa kabar terpilihnya Donald Trump berpengaruh terhadap pasar saham dan nilai dolar ?

A : Sebenarnya pergerakan pasar saham dan mata uang yang tampak bergejolak menurut saya bisa hanya sementara saja, karena masih menebak-nebak arah kebijakan. Saya lihat banyak yang khawatir dengan kebijakan Trump, akhirnya muncul aksi cepat jual saham, aksi beli dolar. Menurut saya hanya sesaat, karena kepanikan-kepanikan. Karena persoalan sebenarnya adalah orang masih belum mengetahui kebijakan yang akan di ambil oleh Trump.

Q : Prediksi untuk perekonomian Indonesia setelah Donald Trump terpilih ?

A : Kemungkinan jika Amerika lebih ketat, tantangannya akan lebih berat bagi Indonesia. Indonesia akan lebih sulit menembus pasar mereka, hambatan perdagangan akan meningkat. Kemudian kemungkinan untuk memperoleh dana segar, dana investasi juga akan lebih ketat dan kompetitif.

Q : Terakhir, apa harapan bapak terkait dengan terpilihnya Donald Trump ?

A : Karena dengan Amerika lebih protektif, maka negara-negara lain akan berlomba-lomba menarik perhatian Amerika untuk bisa berinvestasi di negaranya. Harapan saya Indonesia lebih berupaya menarik perhatian Amerika agar masuk sebagai salah satu prioritas.

Kita harus menunggu kebijakan apa yang akan diambil oleh Donald Trump selaku Presiden Negara besar. Walaupun banyak spekulasi dan kekhawatiran yang muncul, diharapkan kebijakan yang akan diambil adalah keputusan yang dapat saling menguntungkan bagi semua negara.

Copyright
© 2017 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2014/content/interview_detail/112/Prediksi-Perekonomian-Indonesia--Pasca-Terpilihnya-Presiden-AS-Ke-45-Donald-Trump.html