Semakin jauh masuk ke dalam nuansa Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tahun 2016 ini membuat persaingan lulusan mahasiswa tidak bisa dipandang remeh lagi. Dengan munculnya pintu-pintu dari negara asing yang tersedia, memunculkan kembali persepsi bahwa makin susah bagi seseorang untuk segera mendapatkan kerja. Pernahkah anda berpikir bahwa studi S1 saja di dalam negeri tidak cukup? Bagaimana jika kita berkuliah lagi di tempat lain, di luar negeri? Ternyata tidak sedikit yang berpikir demikian, sebab terdapat fenomena peningkatan jumlah mahasiswa Ubaya yang keluar negeri! Penasaran? Simak wawancara Warta Ubaya dengan Adi Tedjakusuma, Manajer Kerjasama Internasional Direktorat Kerjasama Kelembagaan Universitas Surabaya yang satu ini!

Q: Sejauh mana peningkatan jumlah mahasiswa yang berangkat ke luar negeri?

A: Peningkatannya mencapai 100%. Semula yang berjumlah 5 orang di tahun 2015, dan 10 orang di tahun 2016. Itu periodenya masih kehitung dari Agustus sampai Agustus. Kemungkinan pada Juli akan ditambah lagi 2-3 orang.

Q: Negara mana yang dipilih anak-anak untuk didatangi?

A: Variasi negara yang kami pilih untuk kerjasama dengan berimbang. Ada Malaysia, Australia, China, Korea, dan macam-macam. Paling tidak ada 2-3 orang di masing-masing negara dan pilihan negara ini disesuaikan dengan fakultas mereka di Ubaya. Kebanyakan mereka yang dari Fakultas Teknik di Queensland University of Technology, dan lain sebagainya. Mereka akan berada disana setidaknya 1 semester, sehingga bisa dibilang cukup lama.

Q: Kira-kira kenapa ya pak kok jumlah pendaftarnya meningkat pesat? Mengingat ke luar negeri kan cukup tidak mudah gitu.

A: Mungkin ini semua berasal dari kepedulian mahasiswanya sendiri. Ketika mereka semakin dewasa mereka semakin memiliki perasaan penting yang peduli terhadap pengetahuan budaya-asing. Singkatnya mereka yang berani mendaftar disini mungkin sudah berani keluar dari zona nyaman mereka sendiri. Kesadaran ini mungkin muncul akan isu MEA yang sedang marak.

Q: Oke pak, terus sampai sejauh mana sih Ubaya berkomitmen untuk membantu mempermudah persiapan mahasiswa di Luar Negeri?

A: Ubaya membantu dalam hal funding, beasiswa yang kami berikan bernama International Scholarships untuk negara-negara yang tidak berasal di Asia, misal daerah Eropa, Amerika, dan Ubaya South East Asia Mover yang memberi beasiswa di negara-negara yang berdomisili di daerah Asia Tenggara. Kami memberi bantuan berupa tiket pesawat pulang pergi, visa, dan membebaskan tuitionfeedi Universitas yang dituju. Kami juga membantu mengajukan beasiswa kepada pemerintah yang berada di daerah sana.

Q: Sip. Kalau seorang mahasiswa ingin ke Luar Negeri, apa prosedur yang harus mereka lewati?

A: Simpel, datang saja ke Direktorat Kerjasama Kelembagaan yang ada di gedung HI. Nanti sesudah teman-teman mahasiswa kesitu, kami akan memandu step-by-step apa saja yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Sederhananya mahasiswa akan memilih PT terlebih dahulu, daftar, kemudian isi beberapa form, dan kami bantu uruskan. Dari awal kami akan membantu mengarahkan, tapi tidak menuntun langkah demi langkah. Kalau misal ada pertanyaan bisa ke 031-298-1300, atas nama saya (Adi) atau Max. Kalau mau melihat daftar negara yang kami ajak kerjasama bisa ke: http://international.ubaya.ac.id/why-ubaya/our-partners/

Q: Wah keren sekali pak, jadi sebenarnya mudah nggak sih bagi mahasiswa Ubaya untuk studi ke Luar Negeri?

A: Bisa mudah dan tidak, itu tergantung orangnya. Kalau dari segi biaya lebih mahal untuk ke Eropa, itu jelas. Lebih mudah untuk negara-negara yang berada di Thailand karena hampir serupa dengan Indonesia. Tidak perlu takut untuk apply, karena hal ini memang berbau hal yang baru, budaya baru. Kami pribadi sangat mendorong bagi mahasiswa tentang hal tersebut karena hal tersebut itu baik bagi diri mereka, terlebih lagi adanya beasiswa Ubaya yang support 100% bagi mereka yang memang berkualifikasi.

Q: Oke, terakhir. Pesan-pesan untuk mahasiswa yang ragu mengapply kuliah ke luar negeri?

Jangan takut untuk mendaftar. Nothing to lose. Lakukan semua hal demi kebaikan kalian di masa depan.

Nah, sudah tahu kan betapa mudahnya bagi mahasiswa Ubaya untuk pergi ke Luar Negeri? Jadi, bagi kalian mahasiswa Ubaya yang ingin studi lebih lanjut ke luar negeri dan minim biaya, ada solusinya! Bisa datang ke gedung HI (kampus 2 Tenggilis) atau setidaknya menghubungi kontak terkait. Tunggu apa lagi? Mulai suksesmu sekarang!