Ubaya sebagai universitas yang telah lama berkiprah di dunia pendidikan tak bisa lepas dari kerjasama dengan berbagai instansi untuk dapat terus membangun diri. Salah satu lembaga milik negara yang telah cukup lama menjalin kerjasama dengan Ubaya adalah Kementerian Luar Negeri. Bagaimana pandangan mereka terhadap Ubaya yang sudah menjadi rekan mereka sejak 1962 tersebut?

Adek Triana Yudhaswari SH MA mewakili Ditjen Kerjasama ASEAN, Kementrian Luar Negeri menyampaikan kesannya dalam kerjasama formal pertama kalinya tersebut. ”Ubaya adalah rekan kerja yang sangat baik,” ungkap Kepala Bagian Data dan Kertas, sekretariat Ditjen Kerjasama ASEAN. Wanita ramah ini mengungkapkan bahwa kerjasama formal antar institusi tersebut memang baru pertama kalinya. Namun, secara informal Ubaya telah banyak terlibat lewat partisipasi mahasiswanya mau pun lulusan yang dihasilkan. Contohnya adalah keterlibatan salah seorang mahasiswa Ubaya sebagai duta muda dalam kegiatan yang diadakan Ditjen Kerjasama ASEAN di Papua.

Secara formal, kegiatan pertama yang dihelat bersama adalah ’Public Speaking Contest’ yang diadakan pada 3-4 Juni 2010 silam. Menurut wanita ramah ini, Ubaya memberikan tanggapan dan sambutan luar biasa dalam realisasi kegiatan tersebut. ”Hal ini sangat memperlancar jalannya event, terutama dengan bantuan mahasiswa yang turut dilibatkan,” pungkasnya. Bahkan, mahasiswa yang ditugaskan juga mengerti tugasnya dengan baik, rantai koordinasi dan komunikasi dengan panitia pun bisa tercipta. Hasilnya, kegiatan yang telah berlangsung tersebut sukses diawali dengan baik dan bisa diakhiri dengan lancar pula.

Hal lain yang dianggap mengesankan adalah fasilitas penunjang yang disediakan Ubaya. Menurut Adek, suasana yang diberikan juga sangat menyenangkan karena Ubaya menghadirkan lingkungan hijau di kampusnya. ”Sangat luar biasa bisa mengadakan suatu event namun kegiatan perkuliahan tidak terganggu. Saya rasa kegiatan akademiknya pun pasti sangat baik,” imbuh Adek. Mengenai prospek kerjasama ke depan, Ditjen Kerjasama ASEAN tak akan ragu untuk kembali menggandeng Ubaya. ”Ke depan pasti ada kerjasama lagi, namun mungkin belum dalam jangka waktu dekat,” tutupnya. (mei/wu)