Keputusan yang dibuat Ubaya dalam membuat fakultas baru merupakan tindakan yang tepat. Hal tersebut disampaikan Dr H Soekarwo MM, gubernur Jawa Timur ketika memberikan sambutan pada acara Ubaya Appreciation Night and Launching the Faculty of Creative Industry, Jumat 22 Juni 2012 di Lt V Perpustakaan Ubaya Tenggilis Surabaya.

Keputusan yang tepat kata Pak De Karwo, menunjukkan Ubaya berpikir maju, cepat dan kreatif dalam menanggapi kebutuhan masyarakat dalam memajukan perkembangan pembangunan dan kemajuan industri di Jawa Timur. “Ubaya sangat cepat dalam berpikir dan membuat keputusan, sehingga FIK merupakan pilihan yang tepat untuk mengisi kekosongan entrepreneur di Jawa Timur,” sambut pria yang pernah menempuh pendidikan S2 di Ubaya. Harapannya, dengan adanya lulusan dari Fakultas Industri Kreatif ini bisa menambah jumlah entrepreneur di Jawa Timur.

Rektor Ubaya Prof Ir Joniarto Parung MMBAT PhD dalam sambutannya juga memberikan apresiasi terhadap Pakde Karwo terutama dalam hal sumbangan pikirannya yang inovatif dan kreatif untuk pembangunan di Jawa Timur. Ketika itu Pakde Karwo tidak hanya dijuluki sebagai gubernur yang kreatif, tetapi dilanjutkan dengan pemberian cindera mata oleh rektor Ubaya. Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada Pakde Karwo, tetapi juga kepada lembaga pendidikan maupun organisasi yang ikut berkontribusi dalam membangun dunia pendidikan.

“Penghargaan ini diberikan kepada organisasi atau lembaga yang telah mengambil bagian dalam proses pengembangan sumber daya dunia pendidikan sehingga dapat berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Setelah sambutan dari rektor, acara dilanjutkan dengan pemberian enam penghargaan dengan kategori yang berbeda. Keempat kategori pertama antara lain Outstanding Partner in Designing Future yang ditujukan untuk tiga SMA dengan murid yang masuk Ubaya paling banyak, diantaranya SMAK Frateran, SMAK Petra 2 dan SMAK St. Louis 1, Outstanding Partner in Grant Giving untuk lembaga atau perusahaan yang memberi beasiswa untuk mahasiswa, Outstanding Partner in Sponsorship untuk lembaga atau perusahaan yang telah menjadi sponsor dan mendukung dana untuk menunjang mahasiswa, serta Outstanding Partner in Apprenticeship untuk lembaga yang telah bersedia menjadi tempat mahasiswa untuk magang atau penelitian dan praktik.

Sebelum memberikan dua penghargaan terakhir, Ubaya choir siap menghibur para undangan dengan sebuah lagu. Selanjutnya, barulah penghargaan Outstanding Partner in Knowledge Sharing untuk lembaga yang memberi inspirasi dan wawasan kepada Ubaya, serta Outstanding Partner in Recruitment diberikan.

Launching FIK begitu sempurna dengan adanya fashion parade karya mahasiswa. Tidak hanya itu saja, penampilan UKM musik yang membawakan lagu bengawan solo semakin menambah meriahnya malam apresiasi. (cyn/wu)