suarasurabaya.net| Debat publik lima pasangan calon walikota (Cawali) dan calon wakil walikota (Cawawali) tuntas dibahas dalam kesepakatan bersama antara lima tim pemenangan dengan komisioner KPU Kota Surabaya, Selasa (04/05).

Dalam kesepakatan tersebut juga ditentukan jadual debat publik, materi hingga panelis siapa saja yang bakal dipakai. Untuk debat publik yang hanya diikuti para Cawali ditetapkan Selasa (18/05), debat para Cawawali Jumat (21/05), debat Cawali Minggu (23/05), debat Cawawali Rabu (26/05) dan puncaknya pada Jumat (28/05), debat diikuti seluruh pasangan Cawali dan Cawawali.

Sedangkan materi debat publik yang disepakati yakni masalah perkotaan, infrastruktur dan lingkungan hidup (acara debat publik Cawali), masalah pendidikan, kesehatan, sosial budaya, pariwisata dan pemberdayaan wanita (debat Cawawali), masalah politik, hukum dan pemerintahan (Cawali), masalah ekonomi, bisnis dan tenaga kerja (Cawali). Untuk semua materi akan diikuti seluruh pasangan calon.

EKO SASMITO Ketua KPU Kota Surabaya mengatakan acara debat publik akan dilakukan pada malam hari. Ini ditujukan agar tak mengganggu jadual kampanye seluruh pasangan calon yang dilakukan pada siang hari mulai 16 hingga 29 Mei 2010. ”Acaranya akan dilakukan sekitar pukul 19.00 sampai 21.00 WIB,”ujarnya.

Saat rapat, KPU menyodorkan 14 panelis yang bisa digunakan dalam acara debat publik tersebut. Para panelis dipilih sesuai materi yang akan dijadikan debat publik. Namun jumlah panelis bertambah atas usulan para tim sukses pasangan calon.

Panelis yang mencapai 22 orang itu adalah Prof Dr RAMLAN SURBAKTI yang menguasai politik dan merupakan guru besar Universitas Airlangga yang juga mantan anggota KPU. Panelis lainnya, Dr ICHSAN MODJO Ph.D ahli ekonomi dari Unair, Drs WAHYUDI PURNOMO M.Phil mantan anggota KPU Jatim (budaya), Drs PRIYATMOKO, Prof Drs Ec WIBISONO HARJOPRANOTO M.S guru besar Ubaya (ekonomi bisnis), Dr Ir SOEMARTONO dari UPN Veteran, dan Prof Dr EMAN RAMELAN SH, MS dari Fakultas Hukum Unair (hukum).

Panelis lainnya, Prof Dr NURSYAM Rektor IAIN Sunan Ampel (sosial budaya), Prof Dr ZAINUDIN MALIKI selaku ketua Dewan Pendidikan Jatim (pendidikan), Dra PINKY SAPTANDARI MA staf ahli Meneg Pemberdayaan Perempuan (Pemberdayaan Perempuan), ANTON PRIYATNO SH dosen Hukum Ubaya (politik pemerintahan), Ir BENNY PEORBANDANU dosen UK Petra (perkotaan), HESTI ARMIWULAN SH, M.Hum dari Komnas HAM (perempuan dan HAM), dr NALINI M AGUNG M.Psi dari Psikologi Unair (kesehatan), dan dr SLAMET RIYADI YUWONO selaku Dirut RSU Dr Soetomo (kesehatan).

Selanjutnya, Prof Dr IMAM ROBANDI dosen ITS (pendidikan dan sosial budaya), Prof Dr HOTMAN SIAHAAN dari Unair (politik), Dr WILOPO Ketua ISEI (ekonomi), Prof KACUNG MARIDJAN dari Unair (politik), HERMAWAN KERTAJAYA dari kalangan profesional (bisnis), ICHSANUDIN NOERSY (pengamat ekonomi) dan HARYO SULISTIARSO pakar perkotaan dari ITS. (tin)

 

dikutip dari suarasurabaya.net

04 Mei 2010, 16:24:48| Laporan Noer Soetantini