HARI HAM (Hak Asasi Manusia) Nasional dirayakan setiap 10 Desember. Kelompok Studi Gender dan Kesehatan (KSGK) bersama Pusat Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Surabaya memperingatinya dalam bentuk malam apresiasi seni. Judul yang dipilih Kudengar Rakyat Memanggilku.

Kegiatan yang baru pertama dihelat itu berlangsung di Ruang Serbaguna Fakultas Psikologi Ubaya pada Senin (11/12). ”Indonesia negara yang kaya akan budaya, pendekatan agama berasal dari budaya. Malam apresiasi seni menjadi sebuah jalan masuk untuk mengangkat topik HAM,” jelas Patrick Humbertus selaku ketua panitia.

Judul yang diangkat itu merupakan hasil diskusi para mahasiswa psikologi dan hukum. ”Mahasiswa adalah bagian dari rakyat yang berkesempatan menempuh pendidikan. Mahasiswa yang dari rakyat akan kembali ke rakyat untuk turut andil,” katanya.

Bukan hanya KSGK dan Pusham Ubaya, banyak organisasi berbasis agama di universitas serta komunitas yang berpartisipasi. Di antaranya, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), Gusdurian Surabaya dan Sidoarjo, maupun BEM serta UKM Ubaya dan luar Ubaya.

Pada perhelatan tersebut, ada beberapa jenis kesenian yang ditampilkan. Antara lain, orasi, puisi, musik, teater, dan tari kontemporer. Total, 32 orang menyuguhkan performance, termasuk dari mahasiswa Ubaya. (*)

Jawa Pos, 26 Des 2017

Copyright
© 2018 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2014/content/content/2130/Hari-HAM--Mahasiswa-Sajikan-Seni.html