Sekali lagi pustakawan Universitas Surabaya, Amirul Ulum yang juga mewakili Kopertis Wilayah VII Jawa Timur berhasil menorehkan prestasi pada Anugerah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional 2016.

Kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali memberikan penghargaan kepada insan pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi. Ajang pemilihan Diktendik Berprestasi 2016 ini diselenggarakan pada tanggal 26-29 Oktober 2016 di Bandung, Jawa Barat.

Acara ini merupakan gelaran ke–14 Diktendik berprestasi tingkat nasional yg diselenggarakan tiap tahun sejak tahun 2004 silam. Jumlah peserta seleksi pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi 2016, tercatat sebanyak 266 orang dengan rincian, kategori pengelola administrasi akademik berprestasi 36 orang, kategori dosen berprestasi 63 orang, kategori kepala program studi berprestasi 48 orang, kategori laboran berprestasi 44 orang, kategori pengelola keuangan berprestasi 36 orang, dan kategori pustakawan berprestasi 38 orang.

Dari total 266 peserta tersebut kemudian disaring menjadi 10 finalis utk setiap kategori. Untuk finalis kategori pengelola administrasi akademik juga terdapat wakil dari Politeknik UBAYA, yaitu Fonny Sidik. Setiap finalis di masing-masing kategori melakukan presentasi terkait capaian prestasi dan inovasi dihadapan dewan juri pada masing-masing kategori. Selain itu untuk kategori pustakawan juga dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam kriteria penilaiannya.

Setelah melalui proses penilaian yang berlangsung cukup ketat, akhirnya pemenang peringkat pertama pada kategori Pustakawan Berprestasi diraih oleh Nurintan Cynthia Tyasmara (Universitas Indonesia), Amirul Ulum (Universitas Surabaya) meraih peringkat II, dan Wiwik Istiyarini (ITB) pada peringkat III. Dengan keberhasilan ini semoga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan perpustakaan sebagai unit penunjang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Universitas Surabaya.

(Dirangkum dari sumber Kemenristekdikti dan lainnya)