Terkadang, mencari info Universitas tidaklah cukup melalui website resmi kampus yang ingin dituju. Berkunjung ke Universitas merupakan salah satu cara efektif untuk mengetahui info mendetail yang diinginkan. Hal inilah yang mendasari SMK Farmasi Samarinda berkunjung ke Universitas Surabaya (Ubaya) pada hari Senin, 18 April 2016.

Acara yang bertempat di gedung serbaguna FBE dihadiri oleh beberapa perkawilan siswa dan guru dari SMK Farmasi Samarinda. Acara dibuka oleh sambutan dari Drs. Agus Wijaya, S.Pd., S.Ag., M.M.selaku Direktur Marketing dan Public Relation. Beliau memberikan gambaran umum tentang fakultas Farmasi kepada para peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Dr. Dra. R.R. Christina Avanti, M.Si., Apt.selaku Dekan Fakultas Farmasi. Christina memberikan tips bagaimana menjadi individu yang memiliki kompetensi baik, cara pertama yaitu Make up your bed, karena merapikan kamar tidur merupakan hal kecil berdampak besar yang sering terlupakan oleh individu ketika memulai aktivitas. Selanjutnya adalah Show up on time, karena dengan hadir tepat waktu kita bisa menghargai kepercayaan orang lain maupun membuat diri sendiri menjadi lebih disiplin. Terakhir ialah Do the work best, karena dengan melakukan segala sesuatu dengan maksimal, maka hasil yang akan diperoleh pun akan maksimal juga.

Seminar dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Nina Dewi Oktaviyanti, S.Farm., M.Farm., Apt.salah satu dosen Farmasi. Beliau menjelaskan Fakultas Farmasi banyak bekerjasama dengan network Nasional maupun Internasional, diantaranya dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dan Balai Besar BPOM di Surabaya. Nina Dewi juga menjabarkan strategi pendidikan di Fakultas ini meliputi Care Giver, Communicator, Leader, Manager, Decision maker, Teacher, Life Long Learner , Enterpreneur and Researcher. Dosen berbadan tinggi ini juga menambahkan Fakultas yang mempunyai ciri khas warna putih memiliki Departemen yang terdiri dari Farmasitoka, Bilologi farmasi, Kimia farmasi dan Klinik Komunitas. Fakultas ini juga memiliki Pusat informasi obat dan layanan kefarmasian (PIOLK), Pusat Informasi dan pengembangan obat Tradisional (PIPOT), serta laboratorium pengujian Center Of Drug Evaluation and Analysis (C-DEA). Tak lupa beliau juga mengingatkan bahwa rutinitas Mahasiswa dibandingkan dengan Siswa SMA sangat jauh berbeda. “Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan ke siswa kami bagaimana Fakultas Farmasi Ubaya seutuhnya, alasan saya menjadi pembicara di Ubaya pun selain sebagai Alumni yang sudah mengetahui kualitas kampus ini secara langsung juga karena Ubaya sendiri menjadi rujukan untuk masyarakat di Indonesia bagian Timur,” ujar Eddy Marsipin guru SMK Farmasi, sekaligus Alumni mahasiswa Farmasi Ubaya. Beliau juga memiliki harapan agar para siswa dapat memperoleh berbagai pengalaman berarti setelah kunjungan ini berakhir.(sr)