Fakultas Teknik Industri Universitas Surabaya (Ubaya) menyelenggarakan workshop bertema "Belajar Matematika dengan Alat Peraga". Workshop yang ditujukan bagi para guru Sekolah Dasar se-Surabaya ini, bertempat di Ruang Serba Guna Fakultas Psikologi (SFGFP), pada Jumat, 6 November 2015.

"Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa Teknik Industri kepada masyarakat. Terkait dengan adanya kerja praktek 1. Mahasiswa berkelompok untuk menciptakan alat peraga matematika. Maka, kami sekaligus mengadakan workshop pendidikan seperti ini," ujar Rahman Dwi Wahyudi, S.T., M.T., MBA., selaku dosen Teknik Industri Ubaya sekaligus berperan sebagai ketua acara.

    Workshop ini terdiri atas 2 materi berbeda, yaitu metode pembelajaran efektif yang disampaikan oleh Dr. Lena N. Pandjaitan, M.Ed., selaku Psikolog Perkembangan Pendidikan, Fakultas Psikologi Ubaya. Dan materi pembelajaran matematika dengan alat peraga oleh Dr. Hazrul Iswadi, S.Si., M.Si., selaku dosen Teknik Industri Ubaya.

    Dalam mengawali pembukaan acara, Lena memperkenalkan definisi sekolah efektif, variasi kemampuan belajar siswa, transfer of learning, dan sebagainya. "Faktor utama yang mempengaruhi siswa agar terus belajar adalah kemauan / motivasi," terangnya.

    Tak berhenti sampai disitu, sesi terakhir pun turut mengundang perhatian para peserta. Berdasarkan penjelasannya, Hazrul membeberkan isu-isu mutu pendidikan, realistic mathematics, alat peraga sebagai produk inovasi, dan lain-lain. Banyaknya peserta yang memanfaatkan sesi tanya jawab membawa suasana kondusif dalam acara.

    "Para peserta memberikan respon yang sangat cepat dalam proses pendaftaran. Satu sekolah pun diwakili hingga lima guru. Antusiasme mereka sangat besar," ujar Rahman dengan tersenyum. Seusainya workshop ini, beliau berharap agar para peserta mendapatkan manfaat dalam hal pembelajaran matematika secara efektif dengan alat peraga. (re1)