"Kami akan mendidik anak anda, namun tentu saja sebagai seorang Psikolog,saya mengingatkan, komunikasi yang baik dari diri anda terhadap anak-anak anda akan memberi dampak yang baik dalam pendidikan anak tersebut kedepannya," tutur Prof. Dr. Yusti Probowati R., dalam sambutannya di acara Meet The ParentsFakultas Psikologi.

Acara yang diadakan pada hari Kamis, 6 Agustus 2015 lalu ini,dilakukan sebagai salah satu acara yang bertujuan untuk mensosialisasikan apa saja siklus kegiatan akademik yang akan dihadapi maharu nantinya. Acara tersebutdiadakan di Perpustakaan Lantai 5 dengan dihadiri oleh sekitar 150 orang yang terdiri atas orang tua dari 115 mahasiswa, dan mahasiswa itu sendiri.

Prof Dr. Yusti Probowati R., selaku Dekan Fakultas Psikologi juga menyambut para orang tua yang datang dengan hangat. Beliau menjelaskan bahwa putra-putri dari orang tua yang hadir sudah berada di tangan yang aman. “38 staf pengajar yang dimiliki oleh Fakultas Psikologi Ubaya, semuanya berada di jenjang minimal S2 dan banyak yang sedang menempuh studi S3 nya di luar negeri, jangan lupakan 4 guru besar yang siap mendidik anak anda nantinya. Terlebih lagi Fakultas Psikologi Ubaya tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI), sehingga kami juga turut berperan dalam pembentukan kurikulum Psikologi yang disetujui secara nasional,” tutur beliau.

Kemudian Dra. Srisiuni Sugoto, M.Si., Ph.D., selaku Wakil Dekan I dari Fakultas Psikologi menjelaskan seluruh sistem akademik yang akan dialami oleh mahasiswa baru nantinya. “Kurang lebih penugasan-penugasan akan berada dalam bentuk yang menunjang 9 soft-skillyang diberikan oleh Ubaya, proses dalam kelompok lebih diutamakan,” tutur wanita berkacamata ini. Srisiuni juga menyebutkan adanya proses tutorial yang akan diberikan oleh para dosen-dosen pembimbing supaya proses pelatihan soft-skilltersebut berjalan dengan maksimal.

“Harapannya tentu saja supaya acara ini dapat memberikan informasi kepada para orang tua / wali mahasiswa Fakultas Psikologi tahun 2015 nantinya. Informasi yang saya maksudkan berupa sistem akademik yang akan diterapkan, supaya gambaran yang diterima orang tua bisa digunakan untuk menerapkan bimbingan atau panduan yang disampaikan kepada anak nantinya,” tutup Ktut Dianovinina, S.Psi., M.Psi., selaku ketua panitia. (sml)